TRANSLATE

05 November 2008

Kembalinya Kekuatan Terbesar Italia

Di awal musim, beberapa tim besar terseok-seok menjalani ketatnya kompetisi Serie A. Bahkan tak jarang yang harus menanggung malu karena tersandung, atau bahkan tersungkur di kandang sendiri, juga di stadion lawan.

Dari The Magnificent Seven -sebutan untuk tujuh klub terbaik Serie A beberapa tahun silam-, hanya Inter, Udinese dan Fiorentina yang bisa tampil cukup konsisten. Sementara AS Roma, Lazio, Juventus dan Milan kelimpungan mencari kemenangan.

Tapi itu dulu. Hingga pekan ini, peta kekuatan Serie A Italia kembali ke 'asalnya', dengan Milan, Inter dan Juventus sebagai porosnya. Sebagai dasar pertimbangan adalah apa yang diraih ketiga klub dalam beberapa pekan terakhir dan posisi mereka di klasemen.

Juventus memang belum masuk dalam jajaran empat besar pekan ini, namun apa yang sudah diraih 'Si Nyonya Tua' dalam beberapa laga terakhir sudah menunjukkan bagaimana kekuatan sebenarnya mereka. Kemenangan 2-0 atas Roma menjadi bukti nyata. Apalagi masalah cedera yang membungkam Juve mulai berakhir.

Sementara Inter, walau dalam dua laga terakhir menorehkan hasil tak maksimal, label juara bertahan mempengaruhi mental dan semangat bertanding Javier Zanetti dkk untuk terus membukukan hasil positif. Merujuk pada posisi mereka di klasemen, Inter tetap menjadi kandidat kuat musim ini.

Bagaimana dengan Milan? Kekuatan Rossoneri tak patut diremehkan, termasuk oleh pasukan Juventus dan skuad Inter. Posisi puncak klasemen di pekan ini sudah bisa menjadi gambaran kekuatan Milan, walau di awal musim Riki Kaka dkk harus empot-empotan. Bermaterikan pemain tua juga bukan menjadi halangan.

Klub lain? Sejauh ini, Udinese dan Napoli masih menjadi anomali Serie A. Keduanya bisa menjadi kejutan, namun diprediksi tak akan bertahan hingga akhir musim.

Alasannya, keduanya belum mendapat ujian sebenarnya dari ketatnya kompetisi Serie A. Catat saja, kondisi skuad mereka saat ini bisa dibilang 100 persen fit. Artinya pelatih kedua tim masih memiliki formasi terbaiknya. Bandingkan dengan Juve, Milan dan Inter yang harus beberapa kali kehilangan pemain pilarnya, namun masih bisa mempertahankan tren positif mereka.

Adapun Lazio, Roma dan Fiorentina sepatutnya masuk dalam hitungan kandidat serius peraih scudetto. Bukan hanya berbekal nama besar, ketiganya memiliki kekuatan yang belum sepenuhnya muncul. Kini tinggal bagaimana para allenatore masing-masing klub untuk mengasah timnya lagi dan membuka kemampuan terbaik mereka.

Tidak ada komentar: