
Juventus sudah tiba di Pinzolo, Kamis (16/7) kemarin, dan disambut hangat oleh kurang lebih 4000 orang fans.
Namun, pengalaman agak berbeda terjadi Jumat, ketika GOAL.com Italia menyaksikan kehadiran 30 orang ultras yang menyiuli Fabio Cannavaro.
Kepulangan Cannavaro ke Juventus mengundang reaksi negatif dari sebagian fans karena dicap sebagai pengkhianat ketika meninggalkan klub untuk menerima ajakan bergabung dari Real Madrid, tiga tahun silam.
Saat itu, Cannavaro sukses mengantarkan Italia menjadi juara dunia, meski Juventus harus terdegradasi ke Serie B Italia pada pergantian musim akibat skandal calciopoli.
Begitu siulan itu muncul saat skuad Juve berlatih, sontak 5000 fans yang lain mulai menunjukkan dukungan kepada Cannavaro. Tampaknya mereka yang mencemooh Canna hanya kelompok ultras yang vokal. Kebanyakan fans masih menganggap sang pemain berjasa menghadirkan beberapa gelar untuk Bianconeri.
Tetap saja, sambutan yang harus ditunggu adalah ketika sang pemain mulai merumput di stadion Olimpiade Turin begitu Juventus memulai penampilan musim mendatang.
TRANSLATE
18 Juli 2009
Ultras Juve Siuli Cannavaro
17 Juli 2009
10 Juli 2009
Poulsen Ingin Buktikan Diri
Juventus memasukkan Christian Poulsen dalam bursa transfer pemain. Jika gagal menemukan klub baru, Poulsen terancam tidak mendapat tempat dalam tim inti. Namun, pemain Denmark berusia 29 tahun itu enggan menyerah begitu saja.
"Tak ada yang bisa kukatakan, aku di sini, siap menyongsong musim baru bersama Juventus," ujarnya kepada Corriere dello Sport.
"Aku tak melihat masalah apapun, aku masih punya sisa tiga tahun dalam kontrak. Agenku berurusan dengan masalah ini, tapi aku masih pemain Juve hingga saat ini dan aku senang bisa bertahan."
"Aku berlatih keras selama liburan untuk mempersiapkan diri. Aku punya motivasi besar untuk meraih musim yang sukses di Italia."
Poulsen bergabung dengan Bianconeri awal musim lalu dari Sevilla dan menolak hijrah ke Fenerbahce bulan lalu. Klub lamanya, Schalke 04, mendekati dengan melancarkan penawaran beberapa hari yang lalu.
"Aku senang Schalke, seperti klub lain, tertarik kepadaku," ujarnya.
"Tapi, seperti yang kubilang, aku hanya fokus untuk Juve. Aku merasa baik-baik saja dan aku ingin membuktikan kepantasan diri kepada pelatih. Jika ada peluang, aku akan mencoba meyakinkan Ciro Ferrara."
Diego Pilih 28, Amauri Ganti Ke-11

Keinginan Diego mengenakan nomor punggung 10 harus pupus karena ikon Juventus, Alessandro Del Piero, yang memilikinya.
Hal ini membuat Diego harus berimprovisasi. Nomor punggung 28 pun dipilih, karena menurutnya dua angka tersebut juga memiliki jumlah 10 jika disatukan.
Sementara nomor 28 sebelumnya sempat dikenakan Fabio Cannavaro saat masih membela Juventus. Musim lalu, nomor punggung ini dikenakan Cristian Molinaro.
Menanggapi musim kompetisi yang sudah di depan mata, Diego mengaku tak sabar bisa segera bermain untuk Juventus.
"Saya tak sabar bisa segera berada di lapangan. Merupakan kehormatan besar bagi saya bermain untuk Juventus," ungkap Diego dikutip Channel4.
Perubahan nomor punggung juga dilakukan Carvalho Amauri. Jika musim lalu dia mengenakan nomor punggung 8, musim depan dia akan mengenakan nomor 11 milik Pavel Nedved.
Melo Transfer Terakhir Juventus

Transfer gelandang Fiorentina Felipe Melo akan menjadi aktivitas pembelian terakhir bagi Juventus pada bursa transfer pemain musim panas ini.
Saat menyiratkannya, manajer umum Jean Claude Blanc memang tidak menyebutkan nama sang pemain karena negosiasi masih berlangsung dan ada sedikit ganjalan yang harus segera dipecahkan Bianconeri.
"Jika ada pemain lain yang datang, bursa transfer Juventus dipastikan selesai," jelasnya kepada Tuttomercatoweb.
Blanc meyakinkan fans Juve, Ciro Ferrara diberikan skuad terbaik yang bisa bersaing di Serie A Italia maupun di Eropa.
Sebelumnya, direktur olahraga Alessio Secco mengonfirmasi negosiasi Melo masih terbuka, tapi kesepakatan diharapkan segera tercapai.

