
TURIN - Perang baru antara tiga klub Serie A, AS Roma, AC Milan dan Juventus kembali digelar. Kali ini yang jadi masalah utamanya adalah bek Giallorossi Phillipe Mexes.
Ya, setelah beberapa tahun lalu gagal memboyong Mexes, kini Juventus yang sedang mengalami krisis pemain bertahan kembali mengincar pemain Timnas Prancis itu untuk menyempurnakan skuadnya musim depan.
Ini terang membuat panas kubu Milan yang belakangan juga serius melakukan pendekatan terhadap Mexes. Apalagi Bianconerri disebut-sebut sudah melayangkan tawaran resmi kepada pihak empunya pemain, Roma, seperti dilansir Goal, Rabu (18/3/2009).
Sebelumnya, Milan juga pernah mengajukan sebuah klausul yang berisi permintaan pertukaran Mexes dengan dua punggawa Rossonerri Marek Jankulovski dan Daniel Bonera, sayang dengan alasan yang tidak jelas kesepakatan tersebut tiba-tiba gugur.
Disinyalir, ini merupakan perkara lanjutan dari niatan Milan membajak bomber anyar La Vecchia Signora Calvarho Amauri. Rencananya Il Diavolo Rosso berkeinginan memasang tridente Brasil di lini depan yaitu Alexandre Pato, Ricardo Kaka dan Amauri sendiri nantinya.
TRANSLATE
19 Maret 2009
Lagi, Juventus Buru Mexes
Molinaro : Roma hebat

Turin - AS Roma tengah diterpa badai cedera pemain. Namun bagi Christian Molinaro, itu tak akan mengurangi kehebatan 'Serigala Ibukota' saat bertemu timnya, Juventus, akhir pekan ini.
Krisis pemain tampaknya masih tak mau pergi dari tubuh tim Luciano Spaletti itu. Bergantian para pemain Roma dilanda cedera. Yang paling terasa mungkin adalah absennya inspirator sekaligus kapten tim, yaitu Francesco Totti.
Tapi itu tak akan menjadi keuntungan bagi Molinaro dan rekannya di Bianconeri saat mereka berhadapan dengan Roma di Olimpico. Baginya Giallorossi tetaplah sebuah tim yang hebat. Tak ada yang boleh menganggap enteng Roma walaupun skuadnya sedang tidak optimal.
"Jangan menganggap remeh mereka, Roma adalah tim yang bagus," tegas Molinari kepada Juventus Channel4.
"Mereka selalu terorganisir dan kami harus berhati-hati. Kami selalu memberikan yang terbaik walaupun ada pemain kami yang cedera," lanjutnya.
Hingga pekan ke-28 Seri A musim ini ini, Juventus berada di posisi kedua klasemen dengan nilai 59, berselisih tujuh angka dengan pemuncak klasemen Inter Milan. Bagi Molinaro, timnya tetap optimistis bisa menyalip Nerazzurri dan meraih gelar scudetto di akhir musim.
"Kami masih bisa mendapat 30 poin lagi dan kami akan terus meraihnya sebanyak mungkin," tukasnya.
"Kami tidak pernah menyerah. Kami selalu menunjukkan bahwa kami tidak takut siapapun dan siap menghadapi siapapun," pungkas gelandang berusia 25 tahun itu.
Pavel Nedved Batal Pensiun?

Bulan lalu, bintang Juventus tersebut mengumumkan bakal gantung sepatu pada Juni mendatang. Tapi agennya, Mino Raiola, mengungkapkan sudah mempunyai sejumlah rencana terhadap karir sepakbola Nedved (foto) di musim berikutnya, kendati enggan diungkapkan.
Nedved akan berusia 37 tahun pada Agustus mendatang, dan mengungkapkan istrinya sangat ingin ia berkonsentrasi penuh kepada keluarga. Tapi suporter Juventus berharap Nedved membatalkan rencananya demi mendapatkan satu gelar lagi bagi Si Nyonya Besar, yakni Liga Champions musim depan.
“Saya akan melakukan apa pun dengan sekuat tenaga untuk meyakinkan dia [Nedved] memakai kostum Juve lagi pada musim depan. Saya juga berharap Bianconeri memenangkan Liga Champions,” kata Raiola kepada suratkabar di Turin, Tuttosport.
Direktur The Corso Galileo Ferraris ini menambahkan, dirinya juga merasa cukup yakin Nedved akan membatalkan niatnya. “Jika dia berubah pikiran, kami akan menunggu kedatangannya di sini [Turin].”
Trez Akui Acuhkan Ranieri

Seperti diketahui, keputusan Ranieri menarik keluar Trezeguet saat Juventus melawan Chelsea pekan lalu berujung pada konflik kedua pihak.
Trez yang tidak terima dengan keputusan tersebut mengecam langkah Ranieri itu ke harian L'Equipe.
Ranieri pun membalas. Dia menyebut striker asal Prancis itu sebagai 'anak manja'. Namun kemudian pelatih Il Bianconeri itu menyatakan dia dan Trez sudah tidak lagi terlibat masalah tersebut.
Rupanya Trez tidak berpendapat demikian. Usai menjalani sesi latihan, striker haus gol Juventus itu mengindikasikan perang dingin masih terjadi antara dia dengan Ranieri.
Apa indikasinya? "Saya masih tidak berbicara dengan Ranieri," ungkapnya singkat seusai sesi latihan seperti dikutip Channel4.
Pihak klub sepertinya akan segera memanggil Ranieri dan Trezeguet untuk menuntaskan masalah keduanya itu, mengingat konflik keduanya bisa merusak harmonisasi tim.
17 Maret 2009
Juve incar Diego, Malouda, tepis rumor Amauri

Juventus masih belum menyerah memburu Diego Ribas. Mereka kini malah dikabarkan tengah mengincar Florent Malouda sekaligus menepis rumor soal bakal hengkangnya Carvalho Amauri ke AC Milan.
Juventus mengejar Diego memang bukan berita baru. Upaya" Si Nyonya Tua" mendatangkan gelandang Werder Bremen itu sudah berlangsung sekitar semusim, meski hingga kini sang pemain belum menunjukkan tanda-tanda keinginan untuk hengkang dari WesserStadion.
Namun seperti diberitakan Tuttosport dan dikutip dari Goal, Juve telah menyiapkan gelandang Christian Poulsen sebagai bagian pembayaran untuk transfer Diego. Sementara, Bremen memberi banderol Diego sebesar 20 juta euro (309 miliar rupiah).
Sementara itu Juve kini malah dikabarkan tengah mendekati Malouda. Tabloid Inggris, The Sun, melaporkan bahwa manajemen Juventus telah menyiapkan 12 juta euro (185 miliar rupiah) untuk merekrut pesepakbola asal Prancis itu.
"Malouda merupakan prioritas utama dalam upaya Juventus mencari suksesor Pavel Nedved. Keputusan akan terjadi musim panas mendatang," demikian tulis The Sun mengutip sumber yang dekat dari Juventus, seperti dikutip dari Goal.
Di tengah perburuan, Juventus menampik kabar bahwa Milan tengah berusaha untuk memboyong striker Carvalho Amauri "Amauri tidak dijual dan akan tinggal bersama kami," tutur general manager Jeane Claude Blanc dikutip Goal.
Juve akan tukar Poulsen dengan Diego
Berdasarkan pemberitaan suratkabar Tuttosport, Alessio Secco, direktur olahraga Juventus, merasa yakin bisa mendaratkan Diego (foto) di Turin dari Werder Bremen pada musim panas ini. Demi mendapatkan Diego, Juve rela melepas Poulsen yang direkrut musim panas lalu dengan nilai €12 juta.
Rencana Succo ini cukup beralasan. Pasalnya, Poulsen memperlihatkan permainan mengecewakan bersama Juve. Pembelian Poulsen pun dianggap kegagalan kebijakan transfer pemain Si Nyonya Besar. Keyakinan Juve juga disebabkan Poulsen pernah bermain di Bundesliga
Sudah bukan rahasia lagi bila Juve sangat kepincut dengan Diego. Namun, Juve harus bersiap merogoh kocek sebesar €20 juta bila ingin mendapatkan Diego. Mereka pun harus bersiap menghadapi persaingan dengan Inter Milan yang juga berminat terhadap pemain tersebut.
Tidak tanggung-tanggung, manajemen Inter sudah menyiapkan uang €25 demi mendaratkan Diego di San Siro.
15 Maret 2009
Ranieri Tutup Konflik dengan Trezeguet

Turin - Sebelum laga melawan Bologna, David Trezeguet sempat menyatakan rasa kecewanya pada Claudio Ranieri. Namun, perselisihan itu hilang seiring dengan kemenangan yang diraih oleh Juventus.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Olimpico Turin, Minggu (15/3/2009) dinihari WIB, Bianconeri menang 4-1 lewat dua gol yang dicetak Alessandro Del Piero, sementara dua lainnya dicetak oleh Hasan Salihamidzic dan Sebastian Giovinco. Sedangkan gol tim tamu lahir lewat Marco Di Vaio.
Kemenangan itu menjadi kabar bahagia, tak hanya karena Juve kini menempel Inter Milan, tetapi juga untuk sebuah kabar tak sedap yang tersiar dalam beberapa hari terakhir. Ya, Trezeguet dan Ranieri dikabarkan berselisih usai The Old Lady tersingkir dari Liga Champions midweek kemarin.
Trezeguet kecewa pada Ranieri lantaran dirinya ditarik keluar dalam laga melawan Chelsea itu. Sementara The Tinkerman membalas dengan menyebut, penyerang asal Prancis itu tak menghargai dirinya.
Tetapi, setelah dibicarakan dengan kepala dingin, permasalahan tersebut pun usai. Ranieri mengakui bahwa dirinya kini sudah tak memiliki masalah lagi dengan pemainnya itu.
"Sudah diadakan sebuah pembicaraan dan hal itu kini sudah berakhir," akunya seperti dilansir Channel4.
"Dia tak perlu memenangi kembali kepercayaan saya, seperti yang biasa ia lakukan. Selama saya yang bertanggung jawab, masalah ini sudah selesai. Ini adalah masalah internal dan jika pihak klub ingin berkomentar, maka silakan saja."
Sebelumnya, perselisihan ini semakin menguatkan indikasi bahwa Trezeguet tak akan berkostum Juvantus musim depan. Pemain bernomor 17 itu dikabarkan sudah ingin hengkang ke klub lain musim panas depan.
Ini Gaya Giovinco

Pelatih Juventus Claudio Ranieri begitu gembira dengan permainan Sebastian Giovinco saat timnya menaklukkan Bologna dengan skor 4-1. Ranieri menegaskan, Giovinco bukan pengganti Pavel Nedved, ia memiliki ciri khas sendiri.
Giovinco memang jarang bermain di sayap kiri karena posisi ini selalu ditempati oleh Nedved. Nedved saat ini sedang cedera sehingga Giovinco dipilih sebagai starter saat menjamu Bologna.
Hasilnya? Luar biasa. Pemain yang tergolong pendek untuk ukuran pemain Eropa ini berkali-kali mengancam gawang Francesco Antonioli. Umpannya kepada Alessandro Del Piero maupun rekan-rekan yang lain juga sering membuat penonton kagum.
Maka, Ranieri tidak ragu bahwa ia telah menemukan gelandang baru selain Nedved. Gionvinco memiliki kemampuan berbeda dibanding seniornya tersebut.
"Harus digarisbawahi, dia bukan pengganti Nedved. Gerakannya berbeda dan itu memengaruhi seluruh gerakan di tengah dan serangan," tegas Ranieri.
Mantan pelatih Chelsea itu perlu memberi kesempatan kepada Giovinco agar pemain tersebut lebih matang. Giovinco sebetulnya bisa berperan sebagai penyerang lubang seperti Del Piero, tetapi Ranieri lebih suka memainkan keduanya bersamaan.
"Jujur saja, dengan bermain lebih sering dia akan membuat rapor lebih bagus bersama tim, tapi saya selalu mengharapkan dia bermain bersama Del Piero," tambah "The Tinkerman".
Pada pertandingan tersebut, Giovinco mencetak satu gol ke gawang Bologna. Ia bisa menusuk dari kanan, melewati lawan dan mendekat ke gawang, serta mengirim umpan kepada rekan lain di kotak penalti. Ia dan Del Piero bergantian membombardir gawang lawan. (CH4)
Juventus Cari Pengganti Trezeguet

Juventus dikabarkan sedang mencari penyerang anyar untuk menggantikan David Trezeguet. Menurut media Il Corriere dello Sport, "Si Nyonya Tua" mengincar tanda tangan penyerang Genoa, Diego Milito atau pemain Bayern Muenchen, Lukas Podolski.
Lukas Podolski memang sudah menandatangani kontrak dengan FC Koeln. Namun, dalam klausul itu, Podolski boleh membatalkan perjanjian dan pindah klub, bila Koeln terdegradasi. FC Koeln saat ini berada di peringkat ke-11 Bundesliga dengan 29 poin atau terpaut tujuh poin dari zona degradasi.
Sementara itu, Trezegol yang tak kunjung berbaikan dengan pelatih Claudio Ranieri, masih dipantau Barcelona. Sebetulnya, "Blaugrana" mengincar talenta muda Karim Benzema. Namun, bukan tidak mungkin, saratnya pengalaman membuat Trezeguet menjadi sasaran utama "El Barca".
Trezegol bermusuhan dengan Ranieri karena lebih banyak menghabiskan waktu pertandingan di kursi cadangan, pascacedera. Di lain sisi, performa Amauri lebih menarik perhatian Ranieri. Ketika Trezegol protes soal merosotnya jam terbang, Ranieri malah menyebutnya kekanak-kanakan
Juventus vs Bologna 4-1

Turin - Juventus mempertahankan tekanannya kepada Inter Milan di klasemen sementara Seri A. Dua gol dari Alessandro del Piero mengantar La Vecchia Signora memukul Bologna 4-1.
Tiga poin yang dipetik Juve dari partai di Olimpico Turin, Minggu (15/3/2009) dinihari WIB, ini membuat perolehan angka mereka kini menjadi 59 angka, empat saja di belakang Inter yang memuncaki clasifica.
Bermain di kandang sendiri, Juve justru tertinggal terlebih dahulu lewat gol Massimo Mutarelli di menit ke-24. Menerima umpan terobosan dari Marco Di Vaio, Mutarelli merobek gawang Gianluigi Buffon. 1-0 bagi Bologna.
Upaya Juventus untuk mengejar masih menemui tembok tebal di babak pertama. Alhasil, kedua kesebelasan masuk ke ruang ganti dengan kedudukan masih memihak Bologna, 1-0.
Baru tiga menit babak kedua berjalan, Juve sukses menyamakan skor jadi 1-1. Menyongsong sepak pojok Sebastian Giovinco, Hasan Salihamidzic menanduk bola yang tak mampu dihentikan kiper Francesco Antonioli.
Juventus kian berada di atas angin dan gencan melanjutkan serangan. Menit 71, Giovinco membawa Bianconeri berbalik unggul setelah sepakannya melanjutkan umpan Vincenzo Iaquinta menjebol gawang Bologna.
Empat menit berselang, Juventus memperlebar keunggulannya jadi 3-1. Diumpani oleh Salihamidzic, Del Piero mengecoh penjagaan lawan sebelum menceploskan bola dengan sodoran kaki kirinya.
Beberapa saat kemudian, Bologna mendapat kerugian karena harus bermain dengan 10 orang. Bukan karena kartu merah, tetapi akibat Miguel Britos yang cedera di saat jatah pergantian Rossoblu sudah habis.
Tiga menit menjelang laga berakhir, Juve menutup pertandingan ini dengan gol keempat. Del Piero menorehkan gol keduanya dengan tendangannya menyambut bola rebound dari sepakannya sendiri yang sempat ditahan Antonioli.
Del Piero nyaris saja mencetak hat-trick andai tak dihalangi mistar gawang. Tendangan penyerang 34 tahun itu dari luar kotak penalti membentur mistar dan gagal menjadi gol.
Genoa Keempat
Sebelum partai Juve-Bologna, Genoa sukses mengalahkan tuan rumah Cagliari dengan skor tipis 1-0. Gol kemenangan Genoa dicetak oleh Ruben Oliveira hanya lima menit sebelum laga bubar.
Cagliari sendiri bermain dengan 10 orang selama nyaris satu jam pertandingan. Andrea Cossu menjadi 'terdakwa' setelah dia diusir wasit karena memperoleh dua kartu kuning di menit 39.
Kemenangan ini membuat Genoa mengerek posisinya di klasemen naik satu peringkat ke posisi empat. Dengan 48 poin, tim asuhan Gian Piero Gasperini itu unggul atas Fiorentina yang punya poin 46 dan baru akan bermain hari ini (15/3).
Susunan pemain
Juventus: Buffon; Grygera, Chiellini, Mellberg, Molinaro; Salihamidzic, Tiago (Poulsen 46), Marchisio, Giovinco (Daud 89); Del Piero (Immobile 90), Iaquinta
Bologna: Antonioli; C. Zenoni, Britos, Terzi, Lanna; Bombardini (Osvaldo74) , Mudingayi, Mutarelli (Amoroso 52), Volpi, Valiani (Adailton 62); Di Vaio
Cagliari: Marchetti; Matheu (Ragatzu 88), Canini, Lopez, Agostini; Fini, Conti, Cossu, Biondini (Lazzari 72); Jeda, Acquafresca (Matri 66)
Genoa: Rubinho; Bocchetti, Rossi (Palladino 72), Papastrathopoulos, Criscito; Mesto (Oliveira 62), Milanetto, Juric; Sculli (Modesto 76), Jankovic, Milito
