TRANSLATE

10 Juni 2009

We Will Listen To Juventus If They Want Juan Camilo Zuniga – Agent


Juventus are ready to shift up a gear in the chase for Siena defender Juan Camilo Zuniga. A move could be on the horizon after his agent, Riccardo Calleri, revealed top clubs are after him.

The Colombian stopper has attracted plenty of interest following a great season at the Artemio Franchi. Zuniga's consistent performances helped to ensure the Bianconeri’s Serie A survival.

Tuttosport claim the Old Lady are preparing a plan to out-muscle the competition.

"Zuniga is dealing with many clubs and I have received offers from England, Spain and Italy, however, it's likely that he will stay in Italy," Calleri told Tuttosport.

"If Juventus call, then we are ready.”

Juventus have also been linked with a move for Marco Motta, who is on loan at Roma from Udinese.

Salvatore Landolina, Goal.com


Baca Selengkapnya......

Marchionni key to Pasqual deal


Juventus are thinking about offering Fiorentina Marco Marchionni in exchange for Manuel Pasqual, according to La Gazzetta dello Sport.

The Bianconeri are looking for a left-back ahead of next season, as Cristian Molinaro and Paolo De Ceglie are both out injured.

Juventus had initially considered making a bid for Fabio Grosso, but the Italy defender is 31 and still has five years left on his contract at Lyon.

Pasqual represents a much cheaper option as he only has a year left on his current deal with Fiorentina and just turned 27.

However, the Viola are playing hardball and their director of sport, Pantaleo Corvino, recently said: “Pasqual is not on the market.”

He might change his mind, though, now Juventus are thinking about making Marchionni part of the deal.

Fiorentina Coach Cesare Prandelli has always admired the right winger and worked with him at Parma.

The likelihood of Marchionni leaving grew today, as Bruno Carpeggiani, his agent, admitted his client could be surplus to requirements in Turin.

“Marco could be put on the market for technical reasons. With Juventus playing a diamond in midfield there is no need for wingers,” he said.

However, Carpeggiani denied having made any arrangement that would see Marchionni move to the Viola.

“I have had absolutely no contact with Fiorentina even if in Florence there is a Coach who gave him his first big break.

“In any case, Marchionni still has two years left on his contract and does not need to find another team,” he concluded.

According La Gazzetta, Juventus Coach Ciro Ferrara wants all transfers completed by July 5 so any new players have time to assimilate with the team ahead of next season.
(C4)

Baca Selengkapnya......

Del Piero Tunggu Kontrak Baru


TURIN - Bintang Juventus Alessandro Del Piero tengah resah menanti tawaran kontrak baru. Gonjang-ganjing yang beredar menyebutkan bahwa pembicaraan mengenai hal itu belum menjadi prioritas klub.

Kontrak Alex (panggilan Del Piero) sebenarnya baru habis musim depan. Namun, demi menjaga stabilitas serta perkembangan penampilan Il Piturrichio sudah selayaknya, Juve mengajukan penawaran baru.

Sayang, pihak manajemen tidak berpikir seperti itu. Seperti dilansir Corriere dello Sport, Rabu (10/6/2009) direktur olah raga mereka Alessio Secco mengatakan bahwa saat ini klubnya tengah fokus ke bursa transfer, mengenai pembicaraan kontrak dengan Del Piero baru akan di atur setelah kompetisi bergulir.

Berkaca pada peristiwa dua musim lalu, Del Piero yang kala itu hampir juga tuntas masa kontraknya, sedikit membuat heboh. Telah menyandang status legenda, ayahanda dari Tobias Del Piero ini mengancam hengkang.

Kini hal tersebut kembali terulang, namun diyakini kubu La Vecchia Signora telah banyak belajar. Mereka akan segera menangani kontrak Del Piero meskipun masih menunggu beberapa saat.

Baca Selengkapnya......

08 Juni 2009

Juventus Buang Camoranesi


TURIN - Juventus nampaknya serius melakukan perombakan. Setelah penyerang maut David Trezeguet, kini gelandang kanan Mauro Camoranesi juga akan dienyahkan dari skuad Bianconerri.

Alasan Juve melepas Camo (panggilan Camoranesi) cukup singkat. Pemain berdarah Argentina tersebut dinilai sudah kehilangan tajinya dan tidak bisa diandalkan lagi.

Selain itu, Juve nampaknya juga jengah dengan kondisi fisik Camoranesi yang rentan cedera. Terbukti pada musim ini, Camo lebih sering masuk kamar perawatan ketimbang tampil di lapangan bersama punggawa La Vecchia Signora lainnya.

Sebagaimana disitat Goal, Senin (8/6/2009), meskipun dibuang, sepertinya Camo tidak perlu khawatir akan jadi pengangguran. Dua tim besar lain telah siap menyambut, yakni Bayern Munich dan Olympique Marsaille.

Sementara itu, Juve sendiri saat ini juga masih sibuk melakukan perburuan di bursa transfer. Dua nama kini tengah dikait-kaitkan dengan skuad asuhan Ciro Ferrara. Mereka adalah gelandang Udinese Gaetano D'Agostino dan bek kiri Fiorentina Manuel Pasqual.


Baca Selengkapnya......

Harapkan yang Indah dari Juve Musim Depan


Turin - Juventus relatif belum bisa kembali bersaing berebut Scudetto usai bangkit dari Seri B. Musim depan bisa jadi akan beda, karena Juve diyakini akan menghadirkan yang indah-indah.

Setelah musim 2008/09 berakhir, Juve langsung menggebrak. Diego dari Werder Bremen dan bek Real Madrid Fabio Cannavaro langsung diikat 'Si Nyonya Tua' untuk musim depan.

Selain dua nama tersebut, gelandang Gaetano D'Agostino juga diharapkan bakal segera berkostum Juve jika sukses diboyong dari Udinese pada bursa transfer musim panas ini.

Hal tersebut rupanya langsung memicu merebaknya optimisme dari kiper Juve Gianluigi Buffon. Dengan pembelian yang timnya lakukan, Buffon percaya 'Bianconeri' bisa lebih sukses musim depan.

"Saya tak ragu bahwa musim depan kami akan melihat hal-hal yang indah," kata Buffon seperti diwartakan Channel 4.

"Juve sudah melakukan pembelian yang tepat. Kami sudah memboyong pemain yang tepat," seru dia.

Musim ini Juve menempati posisi dua klasemen akhir Seri A, terpaut 10 poin dari Inter Milan yang jadi jawara. Musim lalu, musim pertama usai kembali ke Seri A, Juve ada di tempat ketiga.

Baca Selengkapnya......

D'Agostino Ingin Gabung Juve


Juventus sedang mengupayakan mendatangkan gelandang baru untuk musim depan. Dari banyak nama, Gaetano D'Agostino masuk dalam bidikan utama.


Dan rupanya keinginan Juventus mendatangkan pemain Udinese itu disambut gembira oleh pemain yang bersangkutan.

"Juve adalah tim yang sudah saya suka sejak kecil," tandasnya kepada Gazzetta dello Sport. "Jika saya telah menandatangani kesepakatan, maka saya bisa lebih tenang."

"Juventus akan menjadi lompatan berkualitas dalam karir saya," tandas pemain berusia 27 tahun itu lagi.

Walau demikian, D'Agostino menerima jika statusnya saat ini adalah pihak yang pasif, mengingat keputusan pihak klub lebih berkuasa.

"Saya bukannya tidak bersyukur dengan apa yang sudah saya miliki saat ini bersama Udinese. Saya merasa nyaman di sini dan bukanlah menjadi masalah jika saya tetap bertahan," paparnya.


Baca Selengkapnya......

Sepuluh Momen Terbaik Dalam Karir Pavel Nedved


Banyak moment menarik yang ditorehkan Pavel Nedved selama sekian tahun berkarir di timnas Republik Ceko dan Serie A Italia. Berikut sepuluh yang paling menarik.

10.Debut
Juni 1994: Pelatih DuĊĦan Uhrin memberi kesempatan Pavel Nedved membuat debutnya di timnas Republik Ceko. Sejak saat itu, Nedved tak pernah kehilangan posisinya di lapangan tengah tim dari negeri yang baru saja melepaskan diri dari Republik Czec-o-Slovakia, atau Czhec dan Slovak.

9. Final Pertama
30 Juni 1996: Tepat dua tahun setelah debutnya, Nedved bermain di final Euro 2006. Ia gagal mencetak gol, dan Ceko kalah 2-1. Meski tampil menawan sepanjang turnamen, popularitasnya terkubur di bawah Patrick Berger dan Karel Poborsky. PSV Eindhoven, yang telah telah memiliki kesepakatan verbal dengan agennya, ragu memboyongnya ke Belanda. Nedved memilih Lazio.

8. Trofi Pertama
April 29: 1998. Meski tidak mencetak gol, Nedved memainkan peran kunci bagi kemenangan Lazio atas AC Milan di leg kedua final Coppa Italia. Ia mengangkat trofi pertama dalam karirnya di Serie A Italia. Gelar ini pula yang membawa Nedved berlaga di Piala Winners.

7. Trofi Pertama Eropa
19 May 1999: Nedved menuliskan namanya sebagai pencetak gol terakhir Piala Winners, yang menentukan kemenangan Lazio atas Real Mallorca 2-1. Ia membawa pulang trofi Piala Winners terakhir dari Villa Park, Birmingham.

6. Pengganti Zinedine Zidane
Juli 2001: Pavel Nedved pindah dari Lazio ke Juventus dengan transfer €41 juta. Ia mendapat tugas menggantikan Zinedine Zidane, yang meninggalkan Juve untuk menjadi pemain termahal ketika dibeli Real Madrid.

5. Ballon d'Or
23 Desember 2003: Pavel Nedved mengejutkan banyak orang ketika terpilih sebagai penerima Ballon d'or, trofi untuk Pemain Terbaik Eropa. Tidak hanya publik sepakbola yang terkejut, Nedved juga mengaku dirinya tak menduga. "Saya bukan pemain yang mampu bermain seindah Zidane," ujarnya saat itu.

4. Meninggalkan Timnas
17 Agustus 2006: Bermain 45 menit ketika Republik Ceko dikalahkan Serbia 3-1. Usai pertandingan dia menyatakan mengundurkan diri. "Sulit bagi saya berkonsentrasi di pertandingan ini," ujarnya.

3. Mengumumkan Pengunduran Diri
26 Februari 2009: The Horse, demikian Pavel Nedved dijuluki, mengumumkan pengunduran dirinya.

2. Laga Terakhir Eropa
10 Maret 2009: Nedved mengakhiri laga terakhirnya di Liga Champions dengan cara menyedihkan. Dia ditari keluar akibat cedera saat Juve menghadapi Chelsea.

1. Laga Terakhir di Serie A Italia
31 Mei 2009: Nedved mengakhiri laga terakhirnya di Serie A Italia dengan menjadi pemain kunci ketika Juve mengalahkan Lazio 2-0. Kemenangan ini membuat Juve mengakhiri musim di tempat kedua. Ia memberikan kostum nomor 11 di Juve kepada Amauri.
goal.com

Baca Selengkapnya......

07 Juni 2009

Lippi: Ferrara Akan Sukses


ROMA - Juventus telah resmi menunjuk Ciro Ferrara sebagai pelatih anyarnya, hal ini tentu memancing tanggapan dari berbagai pihak termasuk allenatore Timnas Italia yang juga pernah membesut Bianconerri Macello Lippi. Apa katanya?


Tidak ada yang perlu diragukan dia adalah orang tepat. Saya percaya Ferrara bisa membangun hal besar bersama Juve nantinya," ungkap Lippi.

"Saya seperti sedang bercermin ketika melihat Ferrara. Dia punya kharisma, kepribadian, sifat dan tingkat kecerdasaan yang kuat, sehingga membuatnya tanpa kesulitan memberi penilaian dan mengatur kinerja para pemain," tandasnya lagi sebagaimana disitat Channel4, Minggu (7/6/2009).

Memang, sudah bisa ditebak apa yang akan dikatakan Lippi. Secara fakta, Ferrara berhasil sedikit menunjukkan kebolehanya menangani sebuah tim, namun diyakini faktor kedekatan adalah utama yang memancing Lippi melontarkan komentar positif.

Jika ditilik secara historis, dua sosok ini memang selalu berkaitan. Ferrara menjadi pemain kepercayaan Lippi semasa menjabat pelatih Juve dan menjadikannya asisten ketika membawa Azzurri merengkuh trofi Piala Dunia 2006 lalu.

Baca Selengkapnya......

Juve Akan Menang Bersama Ferrara


TURIN - Seluruh punggawa Juventus bersuka-cita menyambut penunjukkan Ciro Ferrara sebagai pelatih permanen pada musim 2009/2010. Bek tangguh Nicola Legrottaglie pun yakin, pelatih 42 tahun itu mampu memberikan lebih banyak kemenangan bagi timnya.

Seperti diketahui, Ferrara akhirnya ditetapkan membesut Juve hingga dua musim ke depan. Manajemen Bianconerri amat terkesan dengan kinerja ciamik Ferrara yang berhasil membukukan kemenangan pada dua laga pamungkas Serie A.

Optimisme pun melambung tinggi dalam kubu Olimpico Turin. Alessandro Del Piero dkk yakin, Ferrara mampu membawa Bianconerri kembali ke penampilan terbaiknya dan bahkan merengkuh gelar scudetto musim depan.

"Bersama Ferrara, penampilan kami sangat bagus pada dua laga terakhir dan saya yakin, bersama dia kami akan melakukan hal-hal hebat. Karena kami sudah saling mengenal dan kami akan memulai (musim kompetisi 2009/2010) dengan motivasi serta tekad luar biasa," ungkap Legrottaglie.

"Kami akan menang, saya yakin hal itu. Kami sempat merengkuh tempat ketiga (klasemen) sebelum naik ke peringkat kedua. Karena itu, tahun depan, kami akan menang," tegasnya seperti dilansir Sportmediaset.it, Sabtu (6/6/2009).

La Vecchia Signora tampaknya benar-benar bertekad membalas kegagalan musim ini. Setelah mendatangkan bintang muda Werder Bremen Diego Ribas da Cunha dan mantan defender Fabio Cannavaro dari Real Madrid, Juve disinyalir masih akan melakukan sejumlah belanja pemain lagi. Termasuk gelandang Udinese Gaetano D'Agostino yang kabarnya hanya tinggal menunggu kabar resmi dari Juve.

Baca Selengkapnya......

ITALIA VS IRLANDIA UTARA 3-0


Irlandia Utara merasa cukup puas hanya kalah 0-3 dari juara dunia Italia, pada pertandingan persahabatan di Pisa, Sabtu atau Minggu (7/6) dini hari.



Italia banyak menurunkan muka-muka baru. Demikian juga dengan Irlanndia Utara. Namun, permainan Italia tetap jauh lebih baik dan akhirnya memetik kemenangan 3-0.

Giuseppe Rossi mengawali kemenangan Italia pada menit ke-20. Dia juga membuat assist untuk gol Pasquale Foggia menit ke-53. Sedangkan gol ketiga Gli Azzurri dicetak Sergio Pellissier yang melakukan debutnya, meski umurnya sudah 30 tahun.

Meski kalah dari Italia, pelatih Irlandia Utara, Nigel Worthington, merasa puas. Sebab, Italia bermain bagus dan timnya bisa menghindari kekalahan lebih banyak lagi.

"Itu pengalaman hebat buat para pemain. Kami tetap bermain solid dengan bentuk permainan kami. Banyak pelajaran dari pertandingan ini," kata Worthington.

Irlandia Utara menurunkan beberapa debutan, antara lain Colin Coates, Stephen Carson, Chris Casement, dan Corry Evans sejak awal. Kemudian, debutan lain Robert Garrett, Martin Donnelly, James Lawrie, dan Shane Ferguson juga tampil sebagai pengganti.

"Para pemain debutan itu tampil dengan tenang dan menikmati pertandingan. Ini sangat membanggakan. Kami memiliki tim yang besar sekarang dan kuat, serta bekerja keras. Apalagi, kami juga banyak menguasai bola seperti yang kami inginkan," kata Worthington.

Italia bisa saja menang 4-0, jika nasibnya baik. Italia mendapat tendangan penalti pada babak kedua. Namun, hadiah yang dilakukan Gianpaolo Pazzini itu mampu diselamatkan kiper Jonathan Tuffey. (CH4)

Baca Selengkapnya......