Juve dikabarkan mengirim 2 pemandu bakat untuk mengamati pemain yang sedang diincarnya itu saat Fiorentina menjamu Muenchen. Juve mengincar Schweinstieger untuk menggantikan Nedved yang akan segera pensiun. Ada kejadian menarik di hotel tempat pemain Muenchen menginap yaitu Schweinstieger memberikan tanda tangan di scarf Juventus yang dibawa oleh seorang anak.
Baca Selengkapnya......TRANSLATE
05 November 2008
Dunga Acuhkan Amauri
Sepanjang delapan tahun berkarir sebagai pesepakbola profesional, belum pernah sekalipun Amauri bermain untuk timnas. Di negara asalnya, Brasil, boleh dibilang nama Amauri kalah pamor dengan sederet tukang gedor kelas wahid yang dimiliki tim samba. Untuk itu, ia pernah membidik timnas Italia sebagai tim yang akan dibelanya di pentas internasional.
Hal ini memang dimungkinkan oleh aturan FIFA. Amauri yang telah lebih dari lima tahun berdomisili di Italia, dan sedang mengajukan paspor Italianya, berhak memperkuat Gli Azzurri andai ia dipanggil oleh pelatih Marcelo Lippi. Kendati demikian, ia pun pernah berterus terang kalau ia lebih memilih untuk memperkuat Selecao dibandingkan masuk timnas Italia (Baca: Amauri Pilih Samba Dibanding Gli Azzurri).
Sayangnya, Amauri bertepuk sebelah tangan. Sampai sejauh ini, kubu Tim Samba sama sekali belum berminat memanggil dirinya. Dunga lagi-lagi tidak memasukkan namanya dalam daftar skuad yang akan menghadapi Portugal dalam pertandingan persahabatan, Rabu (19/11) dua pekan mendatang.
Amauri jelas merasa sakit hati dengan perlakuan Dunga kepadanya. Sebab, sejauh ini ia mencatatkan awal yang bagus bersama timnya, Juventus. Sepuluh kali bermain sebagai starter, ia telah melesakkan lima gol.
“Saya hanya hidup satu kali. Situasi ini sungguh membuatku malu, saya tidak menerima sekali saja panggilan (memperkuat timnas) dari Brasil. Kita lihat saja. Untuk saat ini, Juventus adalah timnasku,” ucap Amauri seperti dikutip Channel 4.
Untuk masuk ke Timnas Italia pun, jalan Amauri tidak mulus. Sebab Marcello Lippi belum lama ini menekankan kalau dirinya baru akan mempertimbangkan Amauri, hanya jika sang pemain telah resmi memiliki kewarganegaraan Italia. “Suatu kali saya pernah berbicara dengan Amauri. Saat itu saya berkata padanya, kalau hanya dengan memiliki kewarganegaraan Italia, maka ia dapat dipertimbangkan untuk dipanggil (masuk timnas),” ucap Lippi kala itu.
Untuk laga melawan Portugal, Dunga justru memilih Adriano untuk mengisi lini depan Tim Samba. Padahal, yang bersangkutan sedang dihukum oleh pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, dari dua pertandingan. Walaupun di kemudian hari, Mourinho menegaskan kalau ia sama sekali belum menutup pintu untuk L’Imperatore (Baca: Masih Ada Tempat Untuk Adriano).
Kembalinya Kekuatan Terbesar Italia
Di awal musim, beberapa tim besar terseok-seok menjalani ketatnya kompetisi Serie A. Bahkan tak jarang yang harus menanggung malu karena tersandung, atau bahkan tersungkur di kandang sendiri, juga di stadion lawan.
Dari The Magnificent Seven -sebutan untuk tujuh klub terbaik Serie A beberapa tahun silam-, hanya Inter, Udinese dan Fiorentina yang bisa tampil cukup konsisten. Sementara AS Roma, Lazio, Juventus dan Milan kelimpungan mencari kemenangan.
Tapi itu dulu. Hingga pekan ini, peta kekuatan Serie A Italia kembali ke 'asalnya', dengan Milan, Inter dan Juventus sebagai porosnya. Sebagai dasar pertimbangan adalah apa yang diraih ketiga klub dalam beberapa pekan terakhir dan posisi mereka di klasemen.
Juventus memang belum masuk dalam jajaran empat besar pekan ini, namun apa yang sudah diraih 'Si Nyonya Tua' dalam beberapa laga terakhir sudah menunjukkan bagaimana kekuatan sebenarnya mereka. Kemenangan 2-0 atas Roma menjadi bukti nyata. Apalagi masalah cedera yang membungkam Juve mulai berakhir.
Sementara Inter, walau dalam dua laga terakhir menorehkan hasil tak maksimal, label juara bertahan mempengaruhi mental dan semangat bertanding Javier Zanetti dkk untuk terus membukukan hasil positif. Merujuk pada posisi mereka di klasemen, Inter tetap menjadi kandidat kuat musim ini.
Bagaimana dengan Milan? Kekuatan Rossoneri tak patut diremehkan, termasuk oleh pasukan Juventus dan skuad Inter. Posisi puncak klasemen di pekan ini sudah bisa menjadi gambaran kekuatan Milan, walau di awal musim Riki Kaka dkk harus empot-empotan. Bermaterikan pemain tua juga bukan menjadi halangan.
Klub lain? Sejauh ini, Udinese dan Napoli masih menjadi anomali Serie A. Keduanya bisa menjadi kejutan, namun diprediksi tak akan bertahan hingga akhir musim.
Alasannya, keduanya belum mendapat ujian sebenarnya dari ketatnya kompetisi Serie A. Catat saja, kondisi skuad mereka saat ini bisa dibilang 100 persen fit. Artinya pelatih kedua tim masih memiliki formasi terbaiknya. Bandingkan dengan Juve, Milan dan Inter yang harus beberapa kali kehilangan pemain pilarnya, namun masih bisa mempertahankan tren positif mereka.
Adapun Lazio, Roma dan Fiorentina sepatutnya masuk dalam hitungan kandidat serius peraih scudetto. Bukan hanya berbekal nama besar, ketiganya memiliki kekuatan yang belum sepenuhnya muncul. Kini tinggal bagaimana para allenatore masing-masing klub untuk mengasah timnya lagi dan membuka kemampuan terbaik mereka.
Diego Masih Diminati Juventus

Pemain Werder Bremen Diego yang telah lama menjadi target incaran Juventus ternyata masih terus dicoba untuk didatangkan ke Turin.
Hal itu diungkapkan oleh Tuttosport setelah ayah Diego yang juga merangkap sebagai agennya berada di Turin minggu lalu.
Walau demikian, GM Bianconeri Jean-Claude Blanc membantah kalau keduanya melakukan pertemuan.
Bianconeri dilaporkan ingin mendatangkan pemain Brasil tersebut di jendela transfer Januari mendatang.
Untuk memuluskan rencana tersebut, pemain tengah asal Portugal Tiago Mendes dimasukkan ke dalam tawaran yang diajukan ke Bremen.
Klub Bundesliga Jerman itu sendiri menginginkan £24 juta bagi Diego, tapi kelihatannya bersedia melepasnya di harga £16 juta.
Petinggi Juve merasa harga tersebut terlalu tinggi dan berharap dengan dimasukkannya Tiago ke dalam paket, maka Bremen bersedia menerima dengan angka yang lebih rendah lagi.
Tiago memang telah ingin meninggalkan Juventus agar dapat bermain lebih sering, namun hingga sekarang belum ada persetujuan untuk mengikatnya dengan klub lain.
04 November 2008
Menang Lagi, Juventus?
Turin - Dalam empat pertandingan terakhir, Juventus selalu berhasil meraih kemenangan. Menghadapi Real Madrid di Liga Champions midweek ini, bisakah tren positif itu berlanjut?
Langkah terseok-seok yang ditunjukkan Bianconeri di awal musim kini sudah bisa dilupakan. Kala itu di Seri A mereka hanya mampu mencetak dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan dua kekalahan. Sementara di Liga Champions Juve cuma meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang.
Keadaan mulai berbalik pada pertengahan bulan Oktober lalu. Usai menundukkan Madrid 2-1 pada matchday III Liga Champions, kondisi pasukan Bianconeri pun mulai membaik. Mereka sukses memanfaatkan momentum kemenangan itu dengan terus meraih angka penuh di tiga laga selanjutnya.
Kemenangan terakhir diraih dengan menundukkan AS Roma 2-0 akhir pekan lalu. Hasil tersebut kemudian menempatkan mereka di peringkat enam klasemen sementara Seri A dengan raihan poin 18.
Tren positif tersebut jelas tak mungkin mau dihentikan begitu saja oleh pasukan Claudio Ranieri ini. Kamis (6/11/2008) dinihari WIB, mereka akan menghadapi Madrid di Stadion Santiago Bernabeu. Kebetulan sang lawan kali ini tengah berada dalam kondisi limbung.
Dalam dua laga terakhirnya, Los Blancos selalu gagal meraih kemenangan. Yang pertama adalah ketika ditundukkan Real Union di Copa Del Rey midweek lalu, lalu ditahan imbang 1-1 oleh Almeria di La Liga akhir pekan lalu.
Atas menurunnya performa El Real, manajer Bernd Schuster mengeluhkan seringnya pasukannya membuang-buang peluang. Padahal mereka terhitung jago dalam memenangi ball possession.
Satu pertanyaan pun akhirnya bisa diajukan untuk Juve. Bisakah mereka kembali melanjutkan rentetan kemenangan mereka?
"Kami telah membuat langkah maju dan apa yang terjadi belakangan ini telah menunjukkan bahwa tingkat konsentrasi kami selalu tinggi," tandas Alessandro Del Piero di Reuters. Well, pernyataan itu jelas mengungkapkan bahwa La Vecchia Signora siap meraih satu kemenangan lagi.
NEWS : 'Dendam' Canna untuk Juve
Madrid - Fabio Cannavaro ternyata menyimpan "dendam" untuk Juventus. Untuk membalasnya, ia pun bertekad membawa Real Madrid menundukkan mantan klubnya itu.
Dendam yang dimaksud adalah kekalahan 1-2 yang diderita El Real di Turin bulan lalu. Dua gol Juve kala itu diciptakan oleh tendangan jarak jauh Alessandro Del Piero dan sundulan Amauri Carvalho. Sementara satu gol Madrid datang dari Ruud Van Nistelrooy. Kedua tim akan kembali bertemu pada matchday IV Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis (6/11/2008) dinihari WIB.
"Kami tak boleh gagal lagi. Kami harus mencoba untuk memenangi pertandingan dan lolos dari fase ini sebagai juara grup," ucap Canna seperti dilansir Reuters.
Masalahnya menundukkan Juve saat ini bisa jadi bukan perkara mudah. La Vecchia Signora kini telah bangkit dari keterpurukan dan selalu berhasil meraih kemenangan dalam empat laga terakhir mereka di semua kompetisi.
Bandingkan dengan Madrid yang performanya bisa dibilang tengah angin-anginan. Pada dua laga terakhir. Los Blancos kalah satu kali (dari Real Union 2-3 di Copa del Rey) dan satu kali bermain imbang (1-1 melawan Almeria di La Liga).
Madrid saat ini duduk di peringkat dua klasemen Grup H dengan mengumpulkan poin enam dari tiga pertandingan. Sedangkan Juve masih kokoh bertengger di puncak klasemen dengan nilai tujuh.
NEWS : Tiago Ancam Hengkang

Turin - Belakangan Tiago Mendes mulai mendapat tempat di skuad Juventus. Tapi karena merasa belum bermain sebanyak yang dia mau, Tiago mengancam hengkang. Mau ke klub mana?
Sempat sangat sulit mendapat tempat, beberapa pekan belakangan Tiago mulai jadi pilihan kendati frekuensinya pun dirasa dia masih belum cukup. Itu mengapa dia memberi ultimatum cabut dari Juve jika status pemain inti tak kunjung menghampiri.
"Saya sangat jarang bermain dan inilah kenapa saya ingin kembali ke Portugal," tukas Tiago kepada televisi Portugal, Antena1, yang dikutip Channel4.
"Jika sampai Januari nanti tidak ada perubahan maka saya akan melihat pilihan terbaik mana yang akan tersedia," sambung gelandang berusia 27 tahun ini.
Atletico Madrid dan Everton dikabarkan siap menariknya awal musim lalu, namun Tiago selalu menolaknya. Nama Benfica ternyata dibidik Tiago, jika memang peluang untuk itu ada.
"Benfica adalah tim saya sejak saya pertama kali menjadi pesepakbola profesional, namun saya tidak bisa mengatakan bahwa itu adalah satu-satunya tim yang saya ingin perkuat di tanah kelahiran saya," tutur Tiago.
Selain Benfica, klub Portugal Porto bahkan sudah mengajukan penawaran untuk Juventus dengan menukar bek Bruno Alves sebagai ganti mendapatkan Tiago.
( krs / krs )
NEWS : Juve Tanpa Grygera
Seperti diketahui, Juventus sepanjang musim ini digempur dengan badai cedera. Meski beberapa pemain sudah mulai pulih, namun tak sedikit pula yang harus masuk kembali ke ruang perawatan.
Beberapa pemain yang masih dibebat cedera adalah David Trezeguet dan Gianluigi Buffon. Demikian juga gelandang Cristiano Zanetti dan Christian Poulsen yang masih berusaha memulihkan kondisi fisiknya. Keempatnya dipastikan absen untuk laga Juve berikutnya, yaitu melawan Real Madrid di ajang Liga Champions.
Dan Zdenek Grygera memperpanjang daftar cedera Juve itu. Dilansir dari Channel4, bek tengah asal Republik Ceko itu dipastikan absen karena sedikit mengalami masalah pada lututnya.
Kondisi ini diyakini akan menjadi problem bagi Juve mengingat opsi lini belakang makin menipis. Apalagi Grygera merupakan salah satu pemain andalan Claudio Ranieri di lini belakang.
Namun masih ada kabar gembira untuk Juve. Gelandang Claudio Marchisio dinyatakan pulih dan siap untuk tampil di Santiago Bernabeu jika ranieri menginginkannya bertanding.
Sepuluh Fakta Menarik Tentang Alessandro Del Piero

Dalam beberapa tahun terakhir ini, tiap kali nama Juventus disebut hanya ada satu pemain yang langsung muncul di ingatan.
Ia adalah Alessandro Del Piero.
Del Piero telah membela Bianconeri lebih dari 15 tahun dan menjadi pemain terlama yang berada di Turin dari para pemain lainnya musim ini.
Dengan demikian secara otomatis ia telah mencatatkan dirinya dalam lembaran sejarah Juventus sejajar dengan legenda lainnya seperti Gaetano Scirea atau Giampiero Boniperti.
Mari kita simak sepuluh fakta menarik Il Pinturicchio yang akan genap berusia 34 tahun 9 November mendatang.
10. Del Piero lahir di Conegliano Veneto dari pasangan Gino dan Bruna.
9. Kakaknya, Stefano, yang juga sempat menjadi pemain sepakbola di Sampdoria kini menjadi agennya.
8. Gol pertamanya bagi Juventus dicetak saat melawan Reggiana pada pertandingan keduanya.
7. Del Piero memegang rekor sebagai pemain yang paling banyak tampil dan juga yang paling banyak mencetak gol bagi Juventus.
6. Pasangan Del Piero dan istrinya Sonia Amoruso telah dikaruniai seorang putra yang diberi nama Tobias.
5. Selain sepakbola, Del Piero juga menyukai bola basket NBA dan menyukai permainan Steve Nash dari tim Phoenix Suns. Nash sendiri mengatakan kalau Del Piero adalah idolanya.
4. Hattrick pertama Del Piero dalam seragam Bianconeri dicetaknya saat ia tampil sebagai pemain inti untuk pertama kalinya waktu melawan Parma.
3. Ia sempat menjadi pemain dengan pendapatan tertinggi di tahun 2000 hasil kombinasi dari gaji, bonus pertandingan, dan bayaran membintangi iklan produk.
2. Dari semua gelar domestik dan internasional, hanya Piala Eropa yang tak pernah dimenangkannya bersama tim Azzurri.
1. Oasis merupakan salah satu band favorit Del Piero dan ia berteman baik dengan vokalis/gitaris Noel Gallagher. Gallagher dianggap oleh Del Piero sebagai maskot keberuntungan timnas Italia saat menjuarai Piala Dunia 2006. Del Piero juga sempat muncul di video klip lagu Oasis terbaru Lord Don't Slow Me Down.
03 November 2008
Juve Segera Perpanjang Kontrak Del Piero
Penampilan sensasional Alessandro Del Piero bakal segera terbayar setelah Juventus berencana untuk segera memperpanjang kontraknya. Kalangan media Italia banyak yang melaporkan presiden Juve Giovanni Cobolli Gigli sangat ingin segera memperbarui kontrak kapten timnya itu.
Penampilan Del Piero dalam tiga musim terakhir memang luar biasa. Tak hanya memberi assist, ia juga kerap mencetak gol yang membawa timnya meraih hasil penting tiap pekannya.
Kontribusi terakhir yang sudah ditunjukkan Del Piero ketika Juve menundukkan Roma 2-0 kemarin. Ia mencetak satu gol lewat tendangan bebas nan cantik.
Atas apa yang sudah diberikannya untuk Juve itu, Gigli pun berencana untuk memberi tambahan kontrak selama satu musim. Dengan demikian kontraknya akan berakhir pada 2011.