TRANSLATE

29 Maret 2009

PROFIL : Lorenzo Ariaudo


Born in 1989, this is his 10th season at Juventus, the first in the Youth team after his year in the Berretti and the title won with the Allievi two years ago. A central defender (playing on the centre-left), he is particularly good at anticipating opponents and is always concentrated too.

F Name : Lorenzo
L Name : Ariaudo
Position : Defender
Date Of Birth : 11 June 1989
Place of Birth : Torino
Nationality : Italian
Height : 1.86
Weight : 70

Carrier :

Season - Team - Category

1997/98 - CBS - Scuola Calcio
1998/99 - Juventus - Pulcini
1999/00 - Juventus - Pulcini
2000/01 - Juventus - Pulcini
2001/02 - Juventus - Esordienti
2002/03 - Juventus - Giov. Reg.
2003/04 - Juventus - Giov. Naz.
2004/05 - Juventus - Allievi Regionali
2005/06 - Juventus - Allievi Nazionali
2006/07 - Juventus - Berretti
2007/08 - Juventus - Primavera


Baca Selengkapnya......

Italia Melaju Sendirian


Italia sukses meraih kemenangan 2-0 atas Montenegro dalam pertandigan kualifikasi Piala Dunia 2010. Hasil itu membuat mereka melaju memimpin klasemen Grup 8 sendirian.


Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Pod Goricom, Podgorica, Montenegro, Minggu (29/3/2009) dinihari WIB, Gli Azzurri tampil relatif lebih dominan ketimbang tim tuan rumah. Mereka akhirnya mencetak dua gol melalui penalti Andrea Pirlo dan satu lagi lewat sundulan Giampaolo Pazzini.

Bagi Pazzini, itu merupakan gol debutnya dalam pertandingan debut di timnas senior. Sebelumnya, penyerang milik Sampdoria ini hanya tampil untuk level U-21.

Kemenangan ini membuat Italia kokoh memimpin klasemen sementara Grup 8 dengan koleksi nilai 13. Republik Irlandia yang sebelumnya memimpin berbarengan bersama mereka pada saat bersamaan bermain imbang 1-1 melawan Bulgaria. Irlandia kini duduk di urutan dua dengan nilai 11.

Jalannya Pertandingan

Italia langsung tampil menyerang selepas kick-off dilakukan. Mereka langsung melakukan tekanan ke daerah pertahanan Montenegro dengan Andrea Pirlo sebagai motor permainannya.

Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil ketika laga memasuki menit ke-10. Handsball yang dilakukan Radoslav Batak di dalam kotak penalti membuat wasit memberikan hadiah tendangan 12 pas kepada tim arahan Marcello Lippi itu. Pirlo pun dengan tenang sukses mengemban tanggungjawab yang diberikan kepadanya. Italia unggul 1-0.

Beberapa saat setelah gol tersebut, Montenegro sempat membuat pertahanan Italia ketar-ketir. Stefan Jovetic yang berdiri bebas nyaris saja melepaskan tendangan ke arah gawang, andai Fabio Cannavaro tak melakukan tekel untuk memblok bola.

Pada menit ke-30, Jovetic kembali memiliki peluang untuk mencetak gol. Namun, lagi-lagi usahanya berhasil dihalangi pemain Italia. Kali ini sepakan jarak jauhnya membentur badan Daniele De Rossi.

Dua menit berselang, Italia melakukan balasan lewat Fabio Quagliarella. Namun tendangan penyerang milik Udinese ini masih melebar dari sasaran. Babak pertama pun berakhir tanpa ada gol tambahan.

Ketika babak kedua baru berjalan semenit, Fabio Grosso melepaskan umpan lambung ke arah pertahanan Montenegro, tetapi dengan sigap kiper Vaksin Poleksic berhasil menangkapnya.

Tekanan demi tekanan terus dilancarkan oleh Italia. Pada menit 53, De Rossi melepaskan sebuah tendangan jarak jauh, tetapi lagi-lagi Poleksic berhasil mengamankan gawangnya dengan menangkap sepakan gelandang AS Roma itu.

Italia akhirnya bisa mencetak gol kedua mereka pada menit 74. Berawal dari umpan lambung yang dilepaskan oleh Simone Pepe, bola kemudian menemui kepala Pazzini. Penyerang berusia 24 tahun ini pun akhirnya mencetak gol perdananya untuk timnas Italia, tepat pada debut seniornya.

Setelahnya beberapa peluang sempat diciptakan oleh Italia, meski tak ada benar-benar yang berbahaya. Hal yang sama juga dilakukan oleh Montenegro, namun mereka pun juga tak bisa mencetak gol.

Skor 2-0 akhirnya menjadi penghias papan skor ketika wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Susunan Pemain:

Montenegro: Poleksic; Pavlcevic, Basa, Batak, V Bozovic; Drincic, Pekovic (Vujovic 79), Boskovic; Jovetic, Vukcevic (Zverotic 88); Djalovic (Beciraj 71)

Italia: Buffon; Zambrotta, Cannavaro, Chiellini, Grosso; Palombo, Pirlo (Brighi 81), De Rossi; Quagliarella, Iaquinta (Pazzini 58), Di Natale (Pepe 8)

Baca Selengkapnya......

Diego Sepakati Tawaran Juve?


Diego Ribas, playmaker Werder Bremen kelahiran Brasil, dikabarkan telah menyepakati kontrak senilai £3.7 juta per musim yang disodorkan Juventus.

Tuttosport melaporkan perundingan antara Juve dengan perwakilan Diego telah mencapai kemajuan. Dalam perundingan itu Juve menawarkan kontrak empat musim, dengan gaji £3.7 juta -- sama dengan gaji yang diterima Amauri Carvalho.

Surat kabar itu juga memberitakan Juve akan menggelar pertemuan dengan petinggi Werder Bremen, sebelum paskah. Para petinggi Bianconeri yakin Werder akan terpaksa melepas Diego ke Juve musim panas mendatang.

Diego kemungkinan akan dilepas dengan harga £10 sampai 20 juta. Namun Juve akan mencoba menawarkan pertukaran Diego dengan pemain lain, plus sedikit uang tunai.

Pemain yang kemugkinan akan dikorbankan adalah Christian Poulsen, yang sampai saat ini masih berjuang mengatasi cedera.

Kabar lain mengungkapkan Juve juga menawarkan kenaikan nilai kontrak setiap tahun, berdasarkan performa Diego. Untuk musim pertama Diego akan menerima £3,5 juta per musim. Pada tahun terakhir gaji yang diterima Diego menjadi. £4,2 juta.

Baca Selengkapnya......

28 Maret 2009

Camo Tak Ingin Lewati Derby d'Italia


Kontribusi Mauro German Camoranesi di Juventus tidak terlalu besar. Di sepanjang musim ini cedera begitu akrab dengan gelandang veteran tersebut. Namun untuk partai sepenting “derby scudetto” pada 18 April, Camoranesi tidak ingin melewatkannya.

Kesempatan Juventus untuk mengubah keadaan terdapat di giornata 32. Di Olimpico Grande, Juventus kedatangan tamu “spesial”. Siapa lagi kalau bukan Inter Milan, pimpinan klasemen Serie A yang unggul tujuh poin dari Bianconeri. Di partai inilah Camoranesi berharap comeback.

Pertandingan kontra Inter sangat penting dan sangat diinginkan oleh pemain di Juventus, termasuk saya,” seru pemain yang disapa Camo ini kepada Juventus Channel yang dikutip Channel4. “Kuncinya—meraih scudetto—adalah selalu mereguk kemenangan. Tidak hanya dari Inter, karena kami masih memiliki dua sasaran ke muka dan harus bisa meraihnya.”
im besutan Claudio Ranieri saat ini merupakan satu-satunya tim yang mampu mengancam Inter untuk merebut scudetto empat kali berturut-turut. Sedangkan di Coppa Italia peluang mereka masih terbuka lebar. Jika ingin berlaga di partai puncak Juve harus mampu membalikkan kekalahan 1-2 di leg pertama dari Lazio.

Camoranesi punya rekor bagus ketika berhadapan dengan Nerazzurri. Musim lalu, saat meraih kemenangan 2-1 di Stadio Gisueppe Meazza dan imbang 1-1 di Olimpico, Turin, Camoranesi mencetak dua gol. Tapi musim ini kiprahnya tidak terlihat. Penampilanya terbatas akibat cedera, dengan hanya bermain 14 kali di Serie A maupun di Liga Champions.

“Saya berharap bisa kembali bermain selepas jeda pertandingan internasional. Masih ada satu pekan berlatih keras. Saya tidak bermain cukup lama dan karena itu saya akan melakukan apapun yang diminta pelatih (Ranieri). Pastinya saya berharap bisa bermain menghadapi Inter,” imbuhnya.

Cedera silih berganti mengganggu Juventus. Dan Camoranesi berpendapat: “Kontribusi dari setiap pemain sangat penting. Karena itu walaupun selalu terganggu cedera, skuad ini selalu bermain baik dan kompetitif.”


Baca Selengkapnya......

Camoranesi: Juventus Masih Punya Dua Target


Juventus tidak boleh patah semangat. Mauro Camoranesi ingin dua trofi yang masih dapat diraih Si Nyonya Besar: Coppa Italia dan Serie A.

Gelandang kelahiran Argentina itu yakin timnya bisa menyabet dua trofi tersebut. Hanya saja, saat ini Camo tidak dapat ikut seratus persen berjuang membantu timnya. Saat ini dia masih bergelut dengan pemulihan pascacedera.

Tapi dia sudah mengambil ancang-ancang untuk kembali saat Juventus menghadapi Inter Milan pada 18 April mendatang. Di situlah saat yang dinantikan Camo untuk memberikan kontribusi maksimal kepada La Vecchia Signora.

"Hingga sekarang hingga akhir musim nanti, semua pertandingan kami akan sukar dimainkan," kata pencetak dua gol ke gawang Inter Milan musim lalu tersebut.

"Pertandingan melawan Inter akan menjadi spesial karena suasananya nyaris derby. Pada saat bersamaan, laga bernilai tiga angka, sama seperti pertandingan lainnya," lanjutnya.

"Saya berharap bisa kembali setelah jeda sejenak Serie A. Saya memiliki sepekan yang dapat saya gunakan untuk bekerja dan seharusnya saya merasa lebih baik," katanya.


Baca Selengkapnya......

Juve Terus Cari 'Nedved Baru'


Juventus akan memperkuat skuad di musim depan. Sejumlah nama pun dihubungkan, dengan prioritas pertama masih tetap mencari pengganti Pavel Nedved.

Mendekati akhir musim, nama Diego, Antonio Cassano dan David Silva dikait-kaitkan dengan Juve. Mereka disebut-sebut menjadi buruan klub asal Turin itu.

'Bianconeri' sendiri menegaskan kalau mereka tetap mematok prioritas untuk mencari 'Nedved baru'. Sang pemain memang telah memutuskan bakal pensiun di akhir musim.

"(General Manager) Jean-Claude Blanc selalu menyatakan bahwa tujuan kami adalah mencari pengganti untuk Pavel Nedved," aku Presiden Juve Giovanni Cobolli Gigli kepada Sky Sport Italia yang dikutip Channel 4.

Mengenai siapa-siapa saja yang benar-benar tengah dibidik, atau siapa yang akan jadi pengganti Nedved nanti, Cobolli Gigli belum mau bicara. Dia juga memastikan Juve tak bakal banyak melego pemain yang sudah ada.

"Tak ada yang mustahil, tapi saya tak bisa menyebut nama siapa pun. Kami akan menyeimbangkan anggaran tahun ini berkat Liga Champions, yang mana penting untuk masa depan klub," sebut dia.

"Jelas bahwa akan ada sejumlah kegiatan di pasar transfer, tapi takkan ada kepergian signifikan. Setiap klub harus menemukan keseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran," demikian Cobolli Gigli.

Baca Selengkapnya......

Kans Scudetto Juve Tinggal 30%


Juventus tampaknya mulai siap mengibarkan bendera putih dalam upaya perburuan terhadap scudetto. Presiden Juve Giovanni Cobolli Gigli mengaku kans kubunya tinggal 30 persen.

Kondisi memang sedang tidak memihak Juventus. Bianconeri secara konsisten mendekat, tetapi Inter juga dengan langkah tegap terus menjauh. Alhasil, ketertinggalan tujuh poin Juve hingga kini masih lestari.

Dengan Liga Italia tinggal menyisakan sembilan pekan lagi, sebetulnya Juve masih cukup berpeluang. Tetapi melihat Inter yang terus tampil konsisten, tim asal kota Torino itu pun bersiap menyerah.

"Kami realistis, saya bilang peluang kami memenangi scudetto sudah berkurang hanya tinggal 30 persen," aku Cobolli Gigli sebagaimana diwartakan AFP.

Bila masih ada yang bisa diharapkan Juve adalah Inter masih harus melawat ke markas mereka bulan depan. Cobolli Gigli menyebut kemenangan dari partai itu akan sedikit membuka harapan.

"Kami sadar bahwa kami menghadapi perang terbuka yang wajib kami menangi dan itu bisa meningkatkan peluang yang tinggal 30 persen tersebut," tutup sang presiden.


Baca Selengkapnya......

Agen Simon Kjaer Bantah Gosip Ke Juventus


Sepanjang bulan ini, Mikkel Beck, agen pemain belakang Palermo yang sedang naik daun Simon Kjaer (foto), sibuk melayani media tentang rumor transfer yang melibatkan kliennya.

Kamis (26/3) lalu, Beck membantah spekulasi transfer ke Juventus.

"Juve menginginkan Kjaer? Bukan itu yang kutahu, aku baru membacanya di suratkabar [Jumat] pagi tadi," jelasnya kepada Stadionews.

"Aku merasa itu hanya kabar burung seputar transfer. Aku tak percaya berita itu diambil dari fakta. Aku tak menerima telepon dari Juventus."

Pemain Denmark yang baru saja berulang tahun yang ke-20 Kamis kemarin, tampil mengesankan bersama Rosanero sejak didatangkan dari FC Midtjylland musim panas. Awal pekan ini, Beck menaksir klub peminat butuh €12 juta untuk mendatangkan kliennya.


Baca Selengkapnya......

Bocchetti Takkan Ke Juventus


Bek Genoa Salvatore Bocchetti (foto) melakukan lonjakan karir berarti begitu dipanggil masuk skuad timnas Italia menghadapi babak kualifikasi Piala Dunia melawan Montenegro dan Irlandia.


Kamis (26/3) kemarin, Juventus dilaporkan tertarik mendatangkan pemain berusia 22 tahun itu musim panas nanti. Namun, agen sang pemain menyatakan sang pemain akan tetap berseragam Grifoni.

"Bocchetti akan tetap bersama Genoa. Penting bagi perkembangannya untuk tetap bertahan, baik sebagai pemain maupun secara pribadi," ujar Fulvio Marucci kepada laman Ilsussidiario.

"Fans bisa tenang, dia takkan pindah ke Juventus atau tim lain. Tahun lalu, dia ditawari pindah ke Juventus, tapi mereka lantas membatalkannya. Saat ini tampak sulit baginya untuk hengkang, apalagi jika Genoa mampu lolos ke Liga Champions."

Sang agen turut merasa bangga dalam rentang dua tahun Bocchetti bisa berkembang dari bermain untuk tim Serie B Italia Frosinone hingga menjadi anggota skuad timnas Italia.

"Dia punya keberuntungan dan kemampuan untuk membela tim U-21. Harus dicatat, dia juga bermain di Olimpiade," terang Marrucci. "Dia berkembang pesat, dia pemuda yang sudah dewasa dan tak menghabiskan waktu seperti kebanyakan pemain seusianya."

Untuk saat ini Bocchetti dapat menikmati panggilan pertamanya untuk Azzurri, meski harus bersaing mendapat tempat bersama Fabio Cannavaro, Alessandro Gamberini, dan Giorgio Chiellini.


Baca Selengkapnya......

Del Piero Siap Menerima Tantangan Cassano


'Pinturicchio' menyatakan dia akan menerima dengan tangan terbuka bila Antonio Cassano bergabung dengan Juventus pada musim depan.

Juventus berharap bisa mendapatkan Cassano dari Sampdoria pada bursa transfer musim panas nanti. Kabar ini tidak membuat kapten tim Zebra, Alessandro Del Piero merasa takut bersaing memperebutkan tempat tim inti bila Fantantonio pindah ke Turin.

“Karir sepakbola saya menyebutkan, saya tidak takut dengan kehadiran Cassano atau pemain lainnya,” tegas Del Piero kepada La Repubblica.

“Lagipula, saya berpikir tidak mungkin akan ada persaingan dahsyat, karena peran kami. Justru kami bisa bekerja sama dengan baik. Selama kami mempunyai kesamaan misi menjadi juara, maka itu akan sangat bagus.”

Mengenai peluangnya di timnas Italia, Del Piero menyerahkannya kepada Marcello Lippi. Italia kini sedang menyiapkan diri menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2010 melawan Montenegro dan Republik Irlandia. Namun, Lippi mengandalkan delapan pemain yang pernah bermain di Piala Dunia 2006 lalu.

“Lippi sudah berterus terang kepada saya. Dia ingin melihat pemain lain berakhir, dan hanya menginginkan saya bermain sebaik mungkin.”

Baca Selengkapnya......