
Sepanjang bulan ini, Mikkel Beck, agen pemain belakang Palermo yang sedang naik daun Simon Kjaer (foto), sibuk melayani media tentang rumor transfer yang melibatkan kliennya.
Kamis (26/3) lalu, Beck membantah spekulasi transfer ke Juventus.
"Juve menginginkan Kjaer? Bukan itu yang kutahu, aku baru membacanya di suratkabar [Jumat] pagi tadi," jelasnya kepada Stadionews.
"Aku merasa itu hanya kabar burung seputar transfer. Aku tak percaya berita itu diambil dari fakta. Aku tak menerima telepon dari Juventus."
Pemain Denmark yang baru saja berulang tahun yang ke-20 Kamis kemarin, tampil mengesankan bersama Rosanero sejak didatangkan dari FC Midtjylland musim panas. Awal pekan ini, Beck menaksir klub peminat butuh €12 juta untuk mendatangkan kliennya.
TRANSLATE
28 Maret 2009
Agen Simon Kjaer Bantah Gosip Ke Juventus
Bocchetti Takkan Ke Juventus

Bek Genoa Salvatore Bocchetti (foto) melakukan lonjakan karir berarti begitu dipanggil masuk skuad timnas Italia menghadapi babak kualifikasi Piala Dunia melawan Montenegro dan Irlandia.
Kamis (26/3) kemarin, Juventus dilaporkan tertarik mendatangkan pemain berusia 22 tahun itu musim panas nanti. Namun, agen sang pemain menyatakan sang pemain akan tetap berseragam Grifoni.
"Bocchetti akan tetap bersama Genoa. Penting bagi perkembangannya untuk tetap bertahan, baik sebagai pemain maupun secara pribadi," ujar Fulvio Marucci kepada laman Ilsussidiario.
"Fans bisa tenang, dia takkan pindah ke Juventus atau tim lain. Tahun lalu, dia ditawari pindah ke Juventus, tapi mereka lantas membatalkannya. Saat ini tampak sulit baginya untuk hengkang, apalagi jika Genoa mampu lolos ke Liga Champions."
Sang agen turut merasa bangga dalam rentang dua tahun Bocchetti bisa berkembang dari bermain untuk tim Serie B Italia Frosinone hingga menjadi anggota skuad timnas Italia.
"Dia punya keberuntungan dan kemampuan untuk membela tim U-21. Harus dicatat, dia juga bermain di Olimpiade," terang Marrucci. "Dia berkembang pesat, dia pemuda yang sudah dewasa dan tak menghabiskan waktu seperti kebanyakan pemain seusianya."
Untuk saat ini Bocchetti dapat menikmati panggilan pertamanya untuk Azzurri, meski harus bersaing mendapat tempat bersama Fabio Cannavaro, Alessandro Gamberini, dan Giorgio Chiellini.
Del Piero Siap Menerima Tantangan Cassano

'Pinturicchio' menyatakan dia akan menerima dengan tangan terbuka bila Antonio Cassano bergabung dengan Juventus pada musim depan.
Juventus berharap bisa mendapatkan Cassano dari Sampdoria pada bursa transfer musim panas nanti. Kabar ini tidak membuat kapten tim Zebra, Alessandro Del Piero merasa takut bersaing memperebutkan tempat tim inti bila Fantantonio pindah ke Turin.
“Karir sepakbola saya menyebutkan, saya tidak takut dengan kehadiran Cassano atau pemain lainnya,” tegas Del Piero kepada La Repubblica.
“Lagipula, saya berpikir tidak mungkin akan ada persaingan dahsyat, karena peran kami. Justru kami bisa bekerja sama dengan baik. Selama kami mempunyai kesamaan misi menjadi juara, maka itu akan sangat bagus.”
Mengenai peluangnya di timnas Italia, Del Piero menyerahkannya kepada Marcello Lippi. Italia kini sedang menyiapkan diri menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2010 melawan Montenegro dan Republik Irlandia. Namun, Lippi mengandalkan delapan pemain yang pernah bermain di Piala Dunia 2006 lalu.
“Lippi sudah berterus terang kepada saya. Dia ingin melihat pemain lain berakhir, dan hanya menginginkan saya bermain sebaik mungkin.”
24 Maret 2009
Musim depan Juventus juara

Musim ini dominasi Inter Milan masih terasa kental di Seri A, meski Juventus menempelnya dengan ketat. Namun, The Old Lady berjanji akan meruntuhkan dominasi La Beneamata musim depan.
Raihan Inter yang merajai Italia dalam tiga musim terakhir masih mungkin untuk diperpanjang musim ini. Dengan sisa sembilan pertandingan menuju akhir musim, pasukan Jose Mourinho tersebut masih memuncaki klasemen dengan keunggulan tujuh poin atas Juve.
Perlombaan keduanya masih akan berlanjut, namun seandainya di akhir Inter tetap keluar sebagai juara, para punggawa Juve tak merasa kecewa. Bagi mereka, pencapaian yang meraka raih musim ini sudah lebih baik dari musim lalu.
"Apapun yang terjadi sekarang, ini sudah menjadi musim yang mengagumkan," ujar bek Nicola Legrottaglie di Channel4.
"Apa yang kami raih sangatlah ajaib mengingat banyaknya pemain kami yang cedera. Apabila Anda mempertimbangkan bahwa dua musim lalu kami masih di Seri B, maka ini adalah sebuah perjalanan yang menakjubkan."
Musim lalu, usai berkubang di Seri B, Juve sukses menempati urutan ketiga di klasemen akhir dan membuat mereka kembali berlaga di Liga Champions. Sementara jika musim ini mereka menempati urutan dua, maka Legrottaglie berjanji musim depan mereka akan meraih scudetto.
"Musim lalu kami berada di urutan tiga, saat ini kami berada di urutan dua. Musim depan giliran kami yang akan keluar sebagai juara," tukasnya.
Antara Gio dan Cassano

Keinginan Juventus untuk membeli Antonio Cassano dari Sampdoria yang tadinya seperti sudah tak dapat diubah lagi, kini sepertinya akan dapat tak terjadi.
Pasalnya para petinggi Bianconeri sekarang menjadi bimbang apakah harus memilih Cassano atau malah mempercayai Sebastian Giovinco yang merupakan hasil binaan mereka sendiri.
Menurut Tuttosport, hal itu disebabkan cemerlangnya penampilan Giovinco saat diberi kepercayaan oleh pelatih Claudio Ranieri untuk turun bermain di Liga Champions dan juga Serie A.
Saat turun melawan AS Roma, si Semut Atom tampil menawan dan menyumbangkan assist saat Bianconeri menghancurkan Giallorossi 4-1.
Semuanya itu cukup membuat adanya keinginan untuk menunda proses negosiasi untuk memboyong Cassano ke Turin.
Keputusan baru akan diambil oleh Juve pada akhir musim ini setelah melihat penampilan kedua pemain itu dalam semua pertandingan yang tersisa.
Pilih Cassano atau Giovinco?
22 Maret 2009
Ranieri minta Nedved tidak pensiun

Seperti diketahui Pavel Nedved menyatakan musim ini akan menjadi musim terakhirnya sebagai pemain. Ya, gelandang veteran Juventus itu memutuskan pensiun.
Keputusan tersebut membuat banyak pihak mengernyitkan dahi. Pasalnya Nedved masih berada dalam performa terbaiknya dan masih dalam kondisi yang cukup fit.
Tak salah jika kemudian banyak yang berharap Nedved mempertimbangkan lagi keputusannya untuk pensiun di akhir musim nanti. Di antara pihak yang ingin Nedved tidak pensiun adalah Claudio Ranieri.
"Saya berharap dia masih terus berlanjut," tandasnya seperti dikutip Football Italia.
"Dia telah membuat pernyataan untuk pensiun dan kami hanya bisa menunggu dan melihat apa yang nanti dia lakukan."
"Tiap tahun dia selalu menunda keputusannya. Saya berharap sekarang bukan waktunya untuk pergi karena saya selalu menginginkan pemain seperti dirinya di ruang ganti saya," papar Ranieri.
goal.com
Iaquinta : abaikan Inter!

Iaquinta adalah salah satu pahlawan kemenangan 4-1 Juventus atas Roma, (22/3) dinihari tadi. Dia mencetak dua gol di pertandingan tersebut.
Berbicara sesudah pertandingan, Iaquinta mengaku puas dengan performanya dan juga tim, terutama di Olympico, kandang Roma.
"Ini adalah kemenangan yang hebat dan kami harus melanjutkan seperti ini. Semua tim berjuang untuk bisa mencapai tujuan akhir," tandasnya kepada Sky Sports.
Iaquinta juga meminta semua rekan-rekannya lebih fokus degan performa tim sendiri ketimbang klub lain.
"Kami melihat di papan klasemen, tapi kami harus memikirkan diri kami sendiri, bukannya Inter. Kami harus memetik kemenangan untuk kami sendiri," papar Iaquinta lagi.
Adapun Juventus kini memotong selisih poin mereka dengan Inter, yang masih akan berlaga menghadapi Reggina malam nanti, menjadi empat angka.
Juventus bermain sederhana dan efisien

Juventus terus menghembuskan nafas di tengkuk Inter Milan dengan kemenangan 4-1 atas AS Roma. Menurut pelatih Claudio Ranieri, ini karena pasukannya bermain sederhana dan efisien.
Di Stadion Olimpico Roma, Minggu (22/3/2009) dinihari WIB, empat gol yang dilesakkan Vincenzo Iaquinta (2 gol), Olof Mellberg dan Pavel Nedved hanya berbalas satu dari Simone Loria.
"Saya senang dengan fakta kami bermain dengan bentuk dan determinasi yang tepat. Ini bukan pertandingan yang mudah. Roma mungkin kehilangan banyak pemain, tetapi mereka bisa memperoleh hasil bagus dengan dukungan fans," kata Ranieri dikutip Channel4.
"Kami menjaganya tetap sederhana dan efisien. Juventus punya mental pemenang. Mereka selalu menampilkan yang terbaik dan kami mencoba untuk menerapkannya kepada pemain baru juga," imbuh The Tinkerman.
Kemenangan ini membawa La Vecchia Signora mendekat ke Inter dengan selisih empat poin. Selisih ini bisa menjauh andai Nerazzurri bisa memenangi pertandingannya melawan Reggina, Minggu (22/3).
"Kami harus terus berkembang sepanjang waktu di setiap area. Inilah yang ingin saya katakan kepada skuad. Ini adalah perjalanan yang tak berkesudahan," tuntas Ranieri.
AS ROMA VS JUVENTUS 1-4

Roma - Juventus terus menempel ketat pemimpin klasemen Inter Milan, setelah pada Minggu (22/2/2009) dinihari WIB, Alessandro Del Piero dkk tampil gemilang meremukkan AS Roma 4-1.
Stadion Olimpico Roma menjadi saksi tak berdayanya 'Serigala-serigala' ibukota yang tampil tanpa beberapa pemain inti mereka. Christian Panucci dkk dibuat kerepotan sepanjang laga dalam menahan serangan yang dilancarkan oleh 'Kuda Zebra' dari Turin.
Alhasil empat gol berhasil dicetak Juventus. Vicenzo Iaquinta memborong dua gol sementara gol-gol lainnya hasil sumbangan dari Olof Mellberg dan Pavel Nedved. Roma hanya mampu mencuri satu gol melalui Simone Loria.
Dengan hasil ini, pasukan Claudio Ranieri itu kokoh di urutan kedua klasemen dengan 62 angka, berbeda empat poin dengan Inter yang baru bertanding nanti malam melawan Reggina. Sementara skuad Luciano Spaletti masih tertahan di urutan keenam dengan poin 46 dari 29 kali bertanding.
Jalannya pertandingan
Sejak menit awal babak pertama dimulai, tak banyak peluang yang dihasilkan oleh kedua tim. Baru saat memasuki menit ke-33, sebuah kesempatan emas tercipta dan langsung berbuah gol bagi Juventus. Diawali pergerakan Sebastian Giovinco di sisi kiri pertahanan Roma, gelandang Italia itu mengirimkan umpan terobosan ke arah Iaquinta yang berada di dalam kotak penalti.
Dengan sekali sentuhan dan lewat kaki kanannya, Iaquinta melesakkan si kulit bundar ke pojok kiri gawang Roma tanpa mampu dijangkau oleh kiper Doni.
Enam menit kemudian usaha Roma untuk menyamakan kedudukan gagal setelah sepakan Mirko Vucinic di dalam kotak penalti membentur salah seorang bek Juventus dan hanya menghasilkan sepak pojok.
Gawang Roma kembali terancam di menit ke-41, kali ini lewat tendangan keras Giovonco dari luar kotak penalti yang masih jauh dari sasaran. Kegagalan tersebut menandani bertahannya skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu saat memasuki jeda.
Babak kedua baru berjalan dua menit, Roma sukses menyamakan kedudukan. Berawal dari sepak pojok Jeremy Menez, bola diteruskan Loria dengan sepakan kaki kiri yang mengoyak jala Gianluigi Buffon.
Pada menit 54 Iaquinta untuk kedua kalinya mampu menjebol gawang Doni. Crossing Zdenek Grygera dari sayap kanan mampu ditanduk penyerang timnas Italia itu dan bola yang sempat memantul tanah tak mampu dicegah Doni untuk masuk ke dalam gawangnya.
Corner Menez kembali mengancam pertahanan Juventus di menit ke-57. Bola yang dilesatkan gelandang Prancis itu mengarah tepat ke gawang dan Grygera mampu membuang bola tersebut.
Di menit ke-58 sepakan keras Giovinco dari jarak 20 meter masih mengarah tepat di pelukan Doni. Begitu juga counter attack Juventus tiga menit berselang hampir membuat Roma makin tertinggal. John Arne Riise yang tepat berdiri di garis gawang dengan sigap menghalau bola hasil tendangan Alessandro Del Piero.
Mellberg mencetak gol ketiga Juventus di laga itu pada menit 68. Memaksimalkan tendangan sudut Del Piero , bola hasil tandukan bek Swedia itu bersarang di pojok kanan atas jala Doni.
Juventus berhasil mencetak gol keempatnya pada menit ke-69 lewat kaki Nedved. Tendangan voli eks pemain timnas Ceko itu dari jarak 25 meter tak mampu dicegah Doni untuk masuk ke dalam gawangnya dan bersarang di pojok kiri.
Julio Baptista memiliki peluang di menit ke-79. Sayang bagi striker Brasil itu, sepakan terukurnya dari luar kotak penalti yang membentur seorang bek tim tamu dengan susah payah mampu diamankan Buffon.
Di menit ke-87 tendangan keras Marco D'Alessandro mampu menembus pertahanan Juventus, tapi dengan sigap Buffon mampu men-tip bola ke luar lapangan. Dan hingga berakhirnya pertandingan, papan skor tetap menunjukkan angka 4-1 untuk kemenangan Juventus.
Catania Kalahkan Lazio
Dalam duel Catania versus Lazio yang dilangsungkan Sabtu (21/3/2009) malam WIB di Angelo Massimino, tuan rumah sukses memukul tamunya dengan skor tipis, 1-0. Gol kemenangan Il Mussi Volanti dicetak Michelle Paulocci pada menit ke-24.
Dengan hasil ini, Catania naik dua peringkat ke posisi 11 dengan 37 poin dari 29 kali pertandingan. Di lain pihak, Biancoceleste terpaku di tangga ke-8 dengan 41 angka.
Susunan Pemain :
Roma : Doni, Riise, Mexes, Loria (Montella 63'), Panucci, Brighi, Filipe, Menez (D'Alessandro 81'), Baptista, Tonetto, Vucinic (Stojan 91').
Juventus : Buffon, Molinaro, Chiellini, Mellberg, Grygera, Salihamidzic, Poulsen, Tiago (Nedved 69'), Giovinco (Marchionni 72'), Del Piero, Iaquinta.
19 Maret 2009
Trezeguet Kunci Juve Dapatkan Silva

Penyerang David Trezeguet dikabarkan bakal digunakan Juventus untuk dapat merekrut gelandang sayap Valencia David Silva pada bursa transfer musim panas nanti.
Juventus memang tengah gencar mencari sosok pemain yang tepat untuk menggantikan gelandang veteran Pavel Nedved yang akan pensiun akhir musim ini.
Beberapa nama pemain top kerap dikaitkan sebagai calon pengganti Nedved seperti Diego Ribas da Cunha, Silva, Franck Ribery, Bastian Schweinsteiger hingga Ivan Rakitic.
Namun belakangan ini Silva yang dikabarkan menjadi target utama Juve untuk bisa menggantikan posisi Nedved.
Dan menurut kabar terbaru yang beredar di Italia, Juventus kemungkinan akan menggunakan Trezeguet untuk menarik Valencia agar mereka bersedia melepas Silva ke Turin.
Masa depan Trezeguet sendiri bersama Juve tengah dipertanyakan setelah ia mengeluarkan kritikan kepada pelatih Claudio Ranieri akibat kesal dengan keputusan sang pelatih yang menggantinya ketika melawan Chelsea di Liga Champions.