TRANSLATE

22 Januari 2009

Rossi perpanjang kontrak


Juventus menegaskan penolakan melepas pemain berbakat mereka dengan memperpanjang kontrak gelandang muda bertalenta, Fausto Rossi.


Juventus adalah salah satu klub penghasil pemain berbakat. Salah satu pemain produk Juve adalah Sebastian Giovinco.

Seperti halnya yang pihak klub lakukan kepada Giovinco, Juventus berharap bisa mempertahankan pemain muda bertalenta mereka itu. Yang terbaru, Fausto Rossi adalah pemain yang sudah disegel 'Si Nyonya Tua' dengan kontrak baru yang akan berakhir pada 2013.

"Saya sangat senang karena saya bisa terus berada di klub yang sudah saya bela sepanjang hidup saya," ungkap Rossi seperti dikutip Channel4.

"Setelah tahun 2008 yang tak terlupakan, tahun baru dimulai dengan momen yang lebih baik," tandasnya lagi.



Baca Selengkapnya......

3 kiper flu, Timohty Nocchi siap lakukan debut


Juventus mengeluakan peringatan darurat sehubungan wabah virus yang diularkan Gianluigi Buffon ke sejumlah pemain. Tiago, penjaga gawang cadangan, dan Olof Mellberg, diidentifikasi telah terinfeksi.

Buffon dijadwalkan kembali berlaga saat Bianconeri menghadapi Lazio pekan lalu. Namun pelatih Claudio Ranieri mencoretnya karena kondisi penjaga gawang terbaik itu terkena flu.

Namun Buffon terlanjur menyebarkan virus flu ke sejumlah pemain saat berada di ruang ganti. Alex Maninger, yang selama ini menggantikan Buffon di bawah mistar Juve, dikabarkan telah terkena virus flu dan harus istirahat. Antonio Chimenti, penjaga gawang ketiga, juga mulai merasakan sakit.

Krisis penjaga gawang ini membuka peluang bagi Timonthy Nocchi, penjaga gawang belia Juve, membuat debutnya di Seri A.

Ranieri juga menghadapi krisis di lini belakang, dan diperkirakan akan mengganggu persiapannya menghadapi Fiorentina. Mellberg dan Chiellini telah dinyatakan tertular flu. Lebih menyedihkan lagi Hasan Salihamidzic, Jonathan Zebina, Dario Knezevic, Vicenzo Iaquinta, David Trezeguet, dan Mauro Camoranessi, diragukan bisa bermain.

Momo Sissoko dan Cristian Molinaro terkena hukuman. Bianconeri tampaknya akan kesulitan meraih tiga angka, dan mengejar Inter Milan.


Baca Selengkapnya......

20 Januari 2009

Happy birthday Claudio


He would have liked to celebrate his 23rd birthday a few hours before, perhaps with a victory in Rome or even with his first personal goal in the Serie A.

However, his shot went high over the post and the team drew. The point gained with respect to Inter is a good enough reason however for the young midfielder to celebrate the event in the best of manners.

Applauses go to Claudio for a great first round but most of all best wishes on his birthday.

Send your messages on JuventusMember.com

Baca Selengkapnya......

Hasil Calcio Oscar 2008


Perhelatan Calcio Oscar 2008 menjadi milik Zlatan Ibrahimovic setelah dia berhasil meraih tiga tropi.

Penampilan bomber Inter itu di musim 2008 memang spesial. Karena kontribusinyalah Nerrazzurri bisa kembali memenangi kompetisi domestik Serie A Italia.

Tak salah bila kemudian koleganya di Serie A memilih pemain Swedia itu sebagai yang terbaik musim lalu. Tak tanggung-tanggung, tiga tropi didapatnya dalam acara bertajuk Calcio Oscar 2008 yang ditayangkan di SportItalia.

Tiga tropi itu antara lain, Pemain Asing Terbaik, Pemain Terbaik dan Gol Terbaik 2008, demikian seperti dilporkan Channel4.

Adapun penghargaan lainnya jatuh kepada tiga pemain Juventus, yaitu Alessandro Del Piero sebagai Pemain Terbaik Italia, Gianluiggi Buffon sebagai Kiper Terbaik, Giorgio Chiellini sebagai Bek Terbaik, Marek Hamsik sebagai Pemain Muda Terbaik dan Cesare Prandelli sebagai Pelatih Terbaik.

Inilah Daftar Lengkap Peraih Penghargaan Calcio Oscar 2008:
Pemain Terbaik: Zlatan Ibrahimovic (Inter)
Pemain Italia Terbaik: Alessandro Del Piero (Juventus)
Pemain Asing Terbaik: Zlatan Ibrahimovic (Inter)
Pemain Muda Terbaik: Marek Hamsik (Napoli)
Kiper Terbaik: Gigi Buffon (Juventus)
Bek Terbaik: Giorgio Chiellini (Juventus)
Pelatih Terbaik: Cesare Prandelli (Fiorentina)
Pelatih Terbaik: Roberto Rosetti
Gol Terbaik: Zlatan Ibrahimovic (Inter)
Fan Terbaik: Stefano Borgonovo

Baca Selengkapnya......

Secco : Uang hanya merusak sepak bola


Merujuk pada kasus transfer Kaka yang ditawar dengan nilai yang luar biasa, direktur olahraga Juventus Alessio Secco menilai dunia sepakbola bisa rusak karena campur tangan finansial yang begitu dominan.

Seperti diketahui, Manchester City sempat memburu Kaka dengan dana yang cukup besar. Kabarnya kubu The Citizens menyiapkan dana lebih dari 100 juta poundsterling untuk memboyongnya keluar dari Milan.

Kesepakatan tersebut akhirnya berakhir setelah pemilik Milan, Silvio Berlusconi, menegaskan tak akan melepas Kaka ke klub lain.

Terlepas dari kegagalan mega transfer tersebut, Alessio Secco memiliki pendapat tersendiri terkait campur tangan uang yang begitu besar dalam dunia sepakbola, terutama dalam jual beli pemain.

"120 juta euro? Kami tidak akan menjual siapapun dengan jumlah sebesar itu, mengingat hal itu tidak bagus untuk olahraga," tandasnya.

Menurut direktur olahraga Juventus itu, nilai tersebut terbilang tidak masuk akal dan sedikit banyak menunjukkan arogansi dari kekuatan finansial secara keseluruhan.

"Saya juga tidak akan menjual [Alessandro] Del Piero dengan nilai uang sebesar itu, atau pemain manapun di dunia," simpulnya.


Baca Selengkapnya......

Buffon kiper nomer satu dunia


Di musim ini, Buffon lebih banyak menyaksikan rekan-rekannya bertanding. Itu semua terjadi karena bekapan cedera yang dideritanya.

Namun jika merujuk performanya di masa lalu, atau setidaknya di musim 2007/08, Buffon masih menunjukkan kualitasnya sebagai portiere numero uno Italia, bahkan Eropa dan dunia.

Kualitasnya itu kembali diapresiasi secara khusus oleh IFFHS, federasi internasional yang mengurusi catatan sejarah dan statistik sepakbola. Menurut IFFHS, Buffon adalah kiper terbaik sepanjang sejarah sepakbola.

Menurut hasil studi terakhir, Buffon mengungguli kiper legendaris Denmark Peter Schmeichel, kiper Real Madrid dan timnas Spanyol yang sampai saat ini masih aktif berlaga, Iker Casillas, legenda Jerman Oliver Kahn dan penjaga gawang eksentrik Paraguay Jose Luis Chilavert.

Adapun IFFHS sudah memberikan lima penghargaan untuk Buffon dalam kurun waktu enam tahun terakhir. Hanya satu kali Buffon tidak dinilai sebagai yang terbaik, yaitu di tahun 2005.

Bagi Buffon, penghargaan dari IFFHS ini adalah penghargaan kedua yang diterimanya hanya dalam rentang waktu satu hari. Sebelumnya, ia juga dinobatkan sebagai kiper terbaik di ajang Calcio Oscar 2008.


Baca Selengkapnya......

19 Januari 2009

Juve Siap Terkam Inter


Turin - Seri A Liga Italia telah melalui 19 laga alias tepat setengah dari keseluruhan laga dalam semusim. Inter Milan boleh jadi masih memuncaki klasemen, tapi Juventus yang kelaparan terus mengancam di posisi dua .

Inter meraih hasil tak memuaskan di giornata 19. Bermain di Stadio Azzurri D'Italia, sang juara bertahan dihantam tuan rumah Atalanta 1-3.

Kian mengecewakan karena 'Nerazzuri' malah harus terlebih dulu tertinggal lewat tiga gol, sebelum bomber Zlatan Ibrahimovic memberi satu-satunya gol hiburan buat Inter di menit-menit akhir.

Hasil itu membuat raihan angka Inter tertahan di jumlah 43, unggul tiga angka dari Juve yang ada di posisi dua klasemen.

'Bianconeri' sendiri sebenarnya berpeluang lebih mendekatkan diri ke Inter. Namun, tim besutan Claudio Ranieri itu cuma bisa mendulang satu poin tambahan dengan bermain imbang 1-1 lawan Lazio.

Juve sebenarnya memiliki kans untuk meraih tiga angka penuh lewat sepakan keras Nicola Legrottaglie dari luar kotak penalti. Sial buat dia, bola hanya menghantam tiang gawang.

"Itu akan jadi gol penting. Dan (apalagi) mereka bilang aku cuma bisa bikin gol lewat (sundulan) kepala," ceplos Legrottaglie di situs resmi Juve.

"Tak mudah melawan Lazio. Kami bermain baik dan meski kami memiliki kans untuk memenanginya, kami sudah harus merasa puas. Setidaknya kami mendapat satu angka," lanjut pemain bertahan itu.

Memang cuma satu angka yang diperoleh Juve. Tapi fakta bahwa mereka kini cuma tertinggal tiga angka, yang mana merupakan situasi yang lebih baik ketimbang musim lalu, bikin semangat 'Si Nyonya Tua' berkobar.

"Kejuaraan jadi lebih menarik. Tahun lalu kami tertinggal lebih dari tiga angka saat laga paruh pertama musim tuntas dan ini berarti kami membuat peningkatan. Inter harus waspada karena kami sedang lapar!" tandas Legrottaglie.

Baca Selengkapnya......

Legro Wanti-wanti Inter


Sukses Juventus meraih poin, walau hanya satu angka, membuat Nicola Legrottaglie mewanti-wanti Inter untuk memasang kewaspadaan penuh untuk timnya.

Juventus, seperti diketahui, berhasil memperpendek selisih angka dengan Inter menjadi tiga poin.

Hasil seri Juventus melawan Lazio dan terjengkalnya Nerrazzurri di kandang Atalanta menjadi faktor utama terpangkasnya jarak angka tersebut.

Menanggapi hasil tersebut, Nicola Legrottaglie (foto, kanan) menilai Juventus kini memiliki kesempatan yang jauh lebih besar untuk mengungguli Inter.

"Tujuan kami adalah memenangi scudetto musim ini," tegasnya kepada Sky Sports.

"Kami sudah sangat berkembang, dan sekarang kami sudah mendapat setengah muim untuk memberi kesempatan terbaik untuk kami sendiri meraih tujuan kami, jadi pastinya akan menarik."

"Inter sekarang harus sangat hati-hati, karena kami sangat lapar [gelar]," papar bek tengah Juventus itu.



Baca Selengkapnya......

Ranieri: Ambil Positifnya Saja



Juventus sejatinya memiliki kesempatan memangkas jarak dengan Inter menjadi satu angka, Senin (19/1) dinihari WIB. Namun saat bertandang ke Olympico kala dijamu Lazio, Juventus hanya bisa menyudahi pertandingan dengan skor imbang 1-1.


Dengan hasil ini, selisih poin Juve dengan Inter masih cukup lebar, yaitu tiga angka. Namun hal ini tidak membuat Ranieri kesal.

"Musim masih panjang dan kami ingin memangkas keunggulan mereka," tutur Ranieri seperti dikutip Channel4.

""Kami tahu tak akan mudah saat meladeni Lazio, kami main bagus dan akhirnya meraih satu angka. Kami masih harus bekerja keras dan melihat hasil akhirnya nanti."

Menanggapi lebih terbukanya peluang Juve mengejar perolehan poin Inter, merujuk pada menurunnya performa Nerrazzurri, Ranieri mengaku cukup antusias melihat hal itu.

"Semua tim ada kalanya naik turun. ketika Inter mendapati pemain belakangnya banyak mendapat cedera di pekan-pekan awal, mereka masih memperoleh angka, sementara kami juga berusaha keras dalam kasus yang sama dan membayar segala sesuatunya di saat itu. sekarang kami kembali ke performa kami dan bisa memperpendek jarak, jadi kami masih memiliki harapan bisa mengejar mereka," pungkas Ranieri.


Baca Selengkapnya......

Lazio vs Juventus 1-1



Kekalahan mengejutkan Inter Milan dari Atalanta di Bergamo membuka peluang bagi Juventus untuk mendekati capolista hanya dengan selisih satu poin. Apalagi, kemenangan AC Milan atas Fiorentina juga membuat Juve harus mempertahankan selisih lima poin dengan tim peringkat ketiga itu.

Bagi Lazio, kemenangan bisa membuat mereka melampaui Fiorentina di enam besar klasemen Serie A Italia. Tugas ini tampak mudah karena pelatih Delio Rossi dapat menurunkan skuad terbaiknya. Sedangkan Juve harus tampil tanpa beberapa pemain inti yang cedera, seperti Gianluigi Buffon, Mauro Camoranesi, Giorgio Chiellini, dan Vincenzo Iaquinta. Claudio Ranieri juga tak bisa memainkan Zdenek Grygera yang menjalani hukuman akumulasi kartu.

Di depan stadion Olimpiade yang disesaki fans, Lazio membuka peluang pada menit kesepuluh ketika Goran Pandev memberikan bola kepada Mauro Zarate, yang sayangnya tak bisa melepaskan tendangan secara sempurna.

Bola lebih banyak berkutat di lini tengah, tapi Lazio lebih sering mengancam gawang lawannya. Akibatnya, duet penyerang Juve, Alessandro del Piero dan Amauri, jarang mendapat bola.

Lazio membuka keunggulan pada menit ke-24. Tendangan bebas Cristian Ledesma dari sektor kanan pertahanan Juve meluncur mulus tanpa bisa ditahan kiper Alex Manninger.

Beberapa saat kemudian, Lazio berpeluang menggandakan keunggulan, tapi peluang Pandev dapat dipatahkan bek Lorenzo Ariaudo.

Juve sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-30 melalui sundulan Olof Mellberg (foto), sekaligus menjadi gol pertamanya sejak berseragam Bianconeri, hasil umpan tendangan pojok Marco Marchionni.

Juventus tampil lebih menekan pada babak kedua. Momo Sissoko beraksi membawa bola membelah pertahanan Lazio dan diakhiri tendangan lemah yang dengan mudah dimentahkan Juan Carrizo.

Untuk memenangkan pertarungan di lini tengah, 15 menit babak kedua berjalan, Rossi memasukkan Christian Brocchi untuk menggantikan Mourad Meghni.

Menit ke-70, Amauri mencoba melakukan hal yang sama, tapi aksinya dihentikan David Rozehnal persis di depan kotak penalti. Lima menit setelahnya, serangan balik tim tuan rumah nyaris membuahkan hasil. Mauro Zarate hanya berhadapan dengan Cristian Molinaro, tapi sebelum sempat melepaskan tendangan ke arah gawang, gocekannya sukses dihentikan Molinaro.

Ranieri mencoba memasukkan Sebastian Giovinco untuk memberi warna baru pada permainan timnya. Tapi, pertandingan memang seperti ditakdirkan berakhir imbang. Peluang terakhir diperoleh Juve, ketika Nicola Legrottaglie yang maju membantu serangan melepaskan tendangan voli. Carrizo tak mampu membendungnya, tapi bola menghantam sisi luar tiang gawang.

Empat menit tambahan waktu yang diberikan wasit tidak mampu menciptakan gol kemenangan bagi kedua tim.

Juve kini mengemas 40 poin di posisi kedua klasemen, selisih tiga poin dari Inter, sedangkan Lazio masih mendekam di posisi ketujuh dengan 31 poin.

Susunan pemain:
Lazio Carrizo; Lichtsteiner, Radu, Diakite, Rozehnal; Dabo / De Silvestri (70'), Ledesma, Meghni / Brocchi (63'); Pandev, Zarate / Foggia (76'), Rocchi.
Juventus Manninger; Mellberg, Molinaro, Ariaudo, Legrottaglie; Sissoko, Zanetti / Marchisio (70'), Marchionni, Nedved; Del Piero / Giovinco (80'), Amauri.


Baca Selengkapnya......