
Sukses Juventus meraih poin, walau hanya satu angka, membuat Nicola Legrottaglie mewanti-wanti Inter untuk memasang kewaspadaan penuh untuk timnya.
Juventus, seperti diketahui, berhasil memperpendek selisih angka dengan Inter menjadi tiga poin.
Hasil seri Juventus melawan Lazio dan terjengkalnya Nerrazzurri di kandang Atalanta menjadi faktor utama terpangkasnya jarak angka tersebut.
Menanggapi hasil tersebut, Nicola Legrottaglie (foto, kanan) menilai Juventus kini memiliki kesempatan yang jauh lebih besar untuk mengungguli Inter.
"Tujuan kami adalah memenangi scudetto musim ini," tegasnya kepada Sky Sports.
"Kami sudah sangat berkembang, dan sekarang kami sudah mendapat setengah muim untuk memberi kesempatan terbaik untuk kami sendiri meraih tujuan kami, jadi pastinya akan menarik."
"Inter sekarang harus sangat hati-hati, karena kami sangat lapar [gelar]," papar bek tengah Juventus itu.
TRANSLATE
19 Januari 2009
Legro Wanti-wanti Inter
Ranieri: Ambil Positifnya Saja

Juventus sejatinya memiliki kesempatan memangkas jarak dengan Inter menjadi satu angka, Senin (19/1) dinihari WIB. Namun saat bertandang ke Olympico kala dijamu Lazio, Juventus hanya bisa menyudahi pertandingan dengan skor imbang 1-1.
Dengan hasil ini, selisih poin Juve dengan Inter masih cukup lebar, yaitu tiga angka. Namun hal ini tidak membuat Ranieri kesal.
"Musim masih panjang dan kami ingin memangkas keunggulan mereka," tutur Ranieri seperti dikutip Channel4.
""Kami tahu tak akan mudah saat meladeni Lazio, kami main bagus dan akhirnya meraih satu angka. Kami masih harus bekerja keras dan melihat hasil akhirnya nanti."
Menanggapi lebih terbukanya peluang Juve mengejar perolehan poin Inter, merujuk pada menurunnya performa Nerrazzurri, Ranieri mengaku cukup antusias melihat hal itu.
"Semua tim ada kalanya naik turun. ketika Inter mendapati pemain belakangnya banyak mendapat cedera di pekan-pekan awal, mereka masih memperoleh angka, sementara kami juga berusaha keras dalam kasus yang sama dan membayar segala sesuatunya di saat itu. sekarang kami kembali ke performa kami dan bisa memperpendek jarak, jadi kami masih memiliki harapan bisa mengejar mereka," pungkas Ranieri.
Lazio vs Juventus 1-1

Kekalahan mengejutkan Inter Milan dari Atalanta di Bergamo membuka peluang bagi Juventus untuk mendekati capolista hanya dengan selisih satu poin. Apalagi, kemenangan AC Milan atas Fiorentina juga membuat Juve harus mempertahankan selisih lima poin dengan tim peringkat ketiga itu.
Bagi Lazio, kemenangan bisa membuat mereka melampaui Fiorentina di enam besar klasemen Serie A Italia. Tugas ini tampak mudah karena pelatih Delio Rossi dapat menurunkan skuad terbaiknya. Sedangkan Juve harus tampil tanpa beberapa pemain inti yang cedera, seperti Gianluigi Buffon, Mauro Camoranesi, Giorgio Chiellini, dan Vincenzo Iaquinta. Claudio Ranieri juga tak bisa memainkan Zdenek Grygera yang menjalani hukuman akumulasi kartu.
Di depan stadion Olimpiade yang disesaki fans, Lazio membuka peluang pada menit kesepuluh ketika Goran Pandev memberikan bola kepada Mauro Zarate, yang sayangnya tak bisa melepaskan tendangan secara sempurna.
Bola lebih banyak berkutat di lini tengah, tapi Lazio lebih sering mengancam gawang lawannya. Akibatnya, duet penyerang Juve, Alessandro del Piero dan Amauri, jarang mendapat bola.
Lazio membuka keunggulan pada menit ke-24. Tendangan bebas Cristian Ledesma dari sektor kanan pertahanan Juve meluncur mulus tanpa bisa ditahan kiper Alex Manninger.
Beberapa saat kemudian, Lazio berpeluang menggandakan keunggulan, tapi peluang Pandev dapat dipatahkan bek Lorenzo Ariaudo.
Juve sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-30 melalui sundulan Olof Mellberg (foto), sekaligus menjadi gol pertamanya sejak berseragam Bianconeri, hasil umpan tendangan pojok Marco Marchionni.
Juventus tampil lebih menekan pada babak kedua. Momo Sissoko beraksi membawa bola membelah pertahanan Lazio dan diakhiri tendangan lemah yang dengan mudah dimentahkan Juan Carrizo.
Untuk memenangkan pertarungan di lini tengah, 15 menit babak kedua berjalan, Rossi memasukkan Christian Brocchi untuk menggantikan Mourad Meghni.
Menit ke-70, Amauri mencoba melakukan hal yang sama, tapi aksinya dihentikan David Rozehnal persis di depan kotak penalti. Lima menit setelahnya, serangan balik tim tuan rumah nyaris membuahkan hasil. Mauro Zarate hanya berhadapan dengan Cristian Molinaro, tapi sebelum sempat melepaskan tendangan ke arah gawang, gocekannya sukses dihentikan Molinaro.
Ranieri mencoba memasukkan Sebastian Giovinco untuk memberi warna baru pada permainan timnya. Tapi, pertandingan memang seperti ditakdirkan berakhir imbang. Peluang terakhir diperoleh Juve, ketika Nicola Legrottaglie yang maju membantu serangan melepaskan tendangan voli. Carrizo tak mampu membendungnya, tapi bola menghantam sisi luar tiang gawang.
Empat menit tambahan waktu yang diberikan wasit tidak mampu menciptakan gol kemenangan bagi kedua tim.
Juve kini mengemas 40 poin di posisi kedua klasemen, selisih tiga poin dari Inter, sedangkan Lazio masih mendekam di posisi ketujuh dengan 31 poin.
Susunan pemain:
Lazio Carrizo; Lichtsteiner, Radu, Diakite, Rozehnal; Dabo / De Silvestri (70'), Ledesma, Meghni / Brocchi (63'); Pandev, Zarate / Foggia (76'), Rocchi.
Juventus Manninger; Mellberg, Molinaro, Ariaudo, Legrottaglie; Sissoko, Zanetti / Marchisio (70'), Marchionni, Nedved; Del Piero / Giovinco (80'), Amauri.
18 Januari 2009
Ranieri berharap City tak tertarik pemain Juve

Juventus harus menghadapi tantangan Lazio dalam upaya bersaing memperebutkan scudetto. Minggu (18/1), pasukan Claudio Ranieri (foto) harus menghadapi klub yang sedang berjuang meraih zona Liga Champions itu.
Juve tampil baik saat menuntaskan perlawanan Catania untuk lolos ke perempat-final Coppa Italia, pertengahan pekan lalu. Enam kemenangan beruntun akan coba dipertahankan Si Nyonya Tua untuk menjuarai Serie A Italia musim ini.
Dalam konferensi pra-pertandingan, Ranieri menjelaskan krisis cedera yang dialami timnya. "Aku merasa selalu berada dalam situasi seperti ini bersama Juventus, tapi aku punya sederetan pemain yang bisa menghadapi situasi macam apapun," ujarnya.
"Satu hal yang pasti, kami akan menampilkan permainan terbaik melawan Lazio yang sedang bagus-bagusnya. Kami menanti sebuah partai sulit dan kami akan menemukan ritme yang tepat."
Eks pelatih Chelsea itu juga menyampaikan pendapat tentang transfer Kaka yang ditawar dengan harga gila-gilaan oleh Manchester City.
"Berinvestasi dalam sepakbola tak masalah bagiku. Hal terpenting adalah mereka tidak menderita kerugian. Sebagai fans sepakbola, aku akan kecewa melihatnya pergi, karena sepakbola Italia akan kehilangan pemain bermental juara," imbuh Ranieri.
"Milan tanpa Kaka jelas beda, tapi kita harus lihat apakah mereka mampu menggantikannya jika transfer terjadi. Aku harap mereka [Manchester City] tidak mengincar salah satu pemain kami. Aku lihat mereka berminat pada beberapa pemain, tapi aku harap tak memiliki masalah seperti yang sedang dihadapi [Carlo] Ancelotti saat ini," pungkasnya.
Buffon : Terima kasih Manninger

Setelah lama absen karena cedera, Buffon (foto) siap kembali menjadi kiper utama Juventus. Kondisinya sekarang sudah fit dan sudah berlatih seperti biasa. Ia juga sempat tampil dalam beberapa pertandingan persahabatan di awal bulan ini.
Sebelum berlaga kembali, kiper berusia 30 tahun ini merasa harus berterimakasih pada penggantinya, Alex Manninger, yang tampil mengesankan dibawah mistar selama ia absen.
Buktinya, gawang Juve tidak banyak kebobolan dan posisi mereka sementara berada di peringkat kedua Serie A Italia. Bianconeri pun menjadi juara grup di babak penyisihan Liga Champions. Semua hasil itu tidak lepas dari kemerlangan Manninger.
Saya sudah merasa fit. Sudah jelas, kalau saya belum pulih sepenuhnya maka saya akan menunda tampil sampai pekan depan. Itu tidak masalah," ujar Buffon melalui Sky Italia.
"Manninger sudah berbuat yang terbaik dan selalu tampil prima. Pelatih dan para fans tidak akan melupakan kontribusinya. Saya bisa mengerti kalau kita harus beristirahat kembali justru di saat penampilan kita sedang bagus-bagusnya."
Pekan ini, Juve akan menghadapi tuan rumah Lazio. Mereka berharap bisa meraih kemenangan demi mendekatkan jarak dengan pimpinan sementara Serie A, Inter Milan.
16 Januari 2009
The Goal.com Top 50
Inilah daftar pemain Juve yang masuk Top 50 Goal.com
Giorgio Chiellini (28)
Alessandro Del Piero (22)
Gianluigi Buffon (17)
Lihat hasil lengkapnya di GOAL.COM
PROFIL : Amauri Carvalho de Oliveira

Amauri Carvalho de Oliveira (born June 3, 1980 in Carapicuíba, São Paulo), better known as Amauri, is a Brazilian football player. He plays as a striker for Italian Serie A team Juventus.
Club career
He played at the prestigious Viareggio Tournament in Italy with his Brazilian Club, he was young and received many offers from Italian clubs, but he decided to choose a Swiss club to slowly start his career in Europe. After two seasons in Switzerland for Challenge League team AC Bellinzona, Amauri was signed by Parma and immediately loaned to Napoli in January 2001, making his Serie A debut on April 14, 2001 in a league match against Bari.
He then played for Piacenza in Serie A for the 2001–02 season, Messina in Serie B in the 2002–03 season and Chievo Verona from 2003 to 2006.
During his time for Chievo, and especially in the 2005–06 season, ended with a qualification to the preliminary phase of UEFA Champions League (also favoured by the 2006 Serie A scandal), Amauri showed most of his potential, becoming one of the key players of the team.
Palermo
On August 31, 2006, the last day of the 2006 summer transfer period, Amauri was sold to Palermo for around €8 million, after having scored two goals in the return match of the third qualifying round against PFC Levski Sofia.
Immediately from his debut with Palermo, Amauri became a fan favourite and a key player for the Rosanero, scoring eight goals in 18 league matches until December 2006. A serious knee injury in a league match against Siena prevented him from playing for seven months; however Amauri recovered in time for the start of the 2007-08 season, being immediately featured in the regular lineup for Palermo's first match against AS Roma. He scored his first goal in the new season in the next match, a 4-2 away win to Livorno.
Juventus
On May 30, 2008 Amauri completed a €15.3 million (plus the full property of Antonio Nocerino and the co-ownership of Davide Lanzafame) move to the Italian giants, Juve. Since his arrival Amauri has impressed greatly in training and put on superb performances during Juventus' pre-season campaign. Against Serie C2 side AC Mezzocorona, he scored five goals in a 7-1 victory. He also has impressed and also hit the back of the net versus Brondby and versus Borussia Dortmund. He also impressed during Juventus' TIM Trophy against AC Milan and Inter, and Juventus' English Tour, in the Emirates Cup and against Manchester United in a classic at Old Trafford. He will fight for a first team position along with Alessandro Del Piero, David Trezeguet, and Vincenzo Iaquinta.
International career
Amauri, who never appeared at the international level for the Brazilian team, has recently asked to acquire an Italian passport, as he has lived and played in Italy for five years: therefore, he will be eligible in the future to play for the Italian national team. Following his impressive performances when at Palermo, he was suggested to be a potential call-up of the then Azzurri coach Roberto Donadoni, who stated he might be interested in calling him to the Italian squad.[1] He is now expected to choose between Italy and Brazil in the near future.In the month of December, Dunga made some statements that he was going to call up Amauri but that he was not guaranteed a national team spot.
Marchisio, Chiellini, Iaquinta To Return Against Lazio
Good news for Juventus as Marchisio, Chiellini, and Iaquinta are all expected to recover from injury in time for the match against Lazio on Saturday...
uventus overcame Catania 3-0 in the Coppa Italia on Wednesday and now are looking for a repeat performance against Lazio on Sunday evening.
The Biancocelesti are likely to provide a much more stern test for Claudio Ranieri's men, but they will be boosted by the return of three Italians.
Midfielder Claudio Marchisio, striker Vincenzo Iaquinta, and defender Giorgio Chiellini have recovered from their respective knocks and are all expected to be named in 'the Tinkerman's' squad for the match at the Stadio Olimpico, according to Calciomercato.
The Bianconeri fans will be especially pleased with the return of Chiellini, who ahs been a rock in the backline all season and will be key in attempting to stifle the Lazio attack, which has scored 29 goals this season.
Meanwhile, central midfielders Tiago and Christian Poulsen completed the full training session on Thursday and could also see some action on the weekend.
Inter Berlari, Juve Mengejar

Inter Milan harus terus berlari untuk menjauhi kejaran Juventus. Sebaliknya, Bianconeri bisa memanfaatkan kondisi yang sedang on fire untuk memepet Nerazzurri.
Bagaimana aksi kedua David Beckham?
Kabar baik diterima sang pemuncak klasemen Inter Milan. Gelandang serang Dejan Stankovic sudah mulai kembali berlatih. Sepekan silam, tanpa Stankovic pasukan Jose Mourinho ditahan imbang Cagliari 1-1. Hal itu membuat jarak poin yang dipunyai La Beneamata dengan runner up sementara, Juventus, tinggal empat poin.
Stankovic kemungkinan bisa diturunkan saat Inter melawat ke Bergamo guna menghadapi Atalanta, Minggu (18/1/2009). Kemenangan menjadi penting bagi Inter guna terus menjauhi kejaran Juve. Yang harus diingat, La Dea -- julukan Atalanta -- adalah jago kandang. Mereka hanya dua kali kalah di Bergamo. Beruntung catatan away Inter pun cukup baik yaitu enam kali meraih tiga poin.
Sementara, Juventus harus melawat ke Olimpico Roma guna menghadapi laga berat melawan Lazio. Juventus kini sedang agresif. "Si Nyonya Tua" belum terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhir yang mereka ikuti.
Kemenangan terakhir diperoleh tengah pekan silam, di mana Juventus membabat Catania 3-0 di 16 besar Copa Italia. Pelatih Claudio Ranieri menyatakan puas dengan penampilan anak asuhnya.
"Saya meminta anak-anak untuk bermain dengan ritme seperti musim lalu dan hari ini mereka berhasil menunjukkannya. Tim ini semakin kompak dari laga ke laga," kata Ranieri pada situs resmi Juventus.
"Saya gembira dengan kembalinya Buffon dan Cristiano Zanetti, dengan performa apik Sebastian Giovinco, dan debut menawan Ariaudo. Penampilan seperti kala melawan Catania ini yang kami perlukan di dua laga ke depan, melawan Lazio dan Fiorentina," kata Ranieri.
Sementara Milan, ujian berat mereka pekan lalu dilalui dengan cukup bagus, dalam arti tidak sampai kalah. Bagaimanapun hasil seri 2-2 melawan Roma merupakan awal yang baik bagi Paolo Maldini cs pasca kedatangan Beckham.
Walau penampilan debut Beckham biasa-biasa saja, namun ia banjir pujian. Ia dianggap cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya. Perlu dinantikan bagaimana permainan bintang Inggris itu di partai resmi keduanya bersama Rossoneri.
Kondisi Milan tengah baik. Rumor pendekatan Manchester City terhadap Kaka, sudah ditepis pemain yang bersangkutan. Kaka sudah menyatakan kesetiaannya di San Siro.
Sang calon lawan, Fiorentina, memahami bahwa laga melawan Milan merupakan laga yang sulit. Hal itu diungkapkan oleh pemain tengah Riccardo Montolivo. "Melawan Milan akan menjadi partai yang sulit. Rossonerri merupakan satu dari sekian banyak tim kuat di dunia. Kami akan bermain seperti Fiorentina dan menumpahkan kemarahan di lapangan," tukas Montolivo pada situs klub AC Milan.
Fiorentina akan menjadi tamu Milan dalam pertandingan hari Sabtu (17/1) malam. Dalam konteks misinya masuk zona Liga Champions, peluang mereka memasukinya di minggu ini cukup berat karena pesaingnya, Napoli, akan menghadapi tim juru kunci, Chievo. Napoli hanya unggul satu poin dari La Viola. Genoa, yang memiliki nilai sama dengan Fiorentina tapi unggul selisih gol, akan melawat ke markas Lecce.
Juve hunt new Pato

Juventus are scouring South America for the next big thing after watching 19-year-old Alexandre Pato [pictured] blossom at rivals Milan.
According to Tuttosport, Renzo Castagnini, Juventus’ chief scout, is on his way to Caracas, Venezuela for the Sub 20, a talent rich youth tournament.
Castagnini attended the Sub 20 last year and discovered Edison Cavani. His club, Danubio, fixed his price at £5m, but Juventus were unwilling to take a chance on him.
Cavani has since joined Palermo while Juventus have changed their philosophy and are now willing to gamble on youth.
This year, the Bianconeri have their sights set on Dentinho, a 19-year-old Brazilian striker who plays alongside Ronaldo at Corinthians.
Real Madrid are also interested in his signature and have been quoted a price of £20m for the youngster’s services.
The Spanish giants have stalled, though, believing the player’s value overly inflated. Juventus are reportedly willing to join Real and bid for Dentinho should he become cheaper.