Turin - Dengan usia yang sudah menginjak angka 34, wajar kalau Alessandro Del Piero mulai berpikir pensiun. Sebelum itu, kapten Juventus tersebut berharap masih berkesempatan menggondol Ballon d'Or.
Del Piero tengah dalam performa memesona. Berdekatan dengan hari ulang tahunnya, dia bahkan mendapat tepuk tangan penghormatan dari publik tim lawan di Santiago Bernabeu berkat penampilan apiknya melawan Real Madrid.
"Itu malam spesial di Madrid, suatu atmosfer yang bisa diletakkan di atas karirku dan juga karena dua gol yang bagus," ujar Del Piero seperti dikutip Channel 4.
Bersama timnas Italia dan Juve, Del Piero telah memenangi Piala Dunia, lima Scudetti (plus dua yang dicabut akibat skandal Calciopoli), satu titel Seri B, satu Coppa Italia, empat Piala Super Italia. Selain itu masing-masing satu trofi Liga Champions, Piala Super Eropa, Piala Intercontinental dan Piala Intertoto juga diraihnya.
Salah satu trofi yang belum bisa diraih Del Piero adalah Ballon d'Or. Alhasil, dia pun tak menutupi keinginannya untuk menyabet penghargaan tersebut.
"Aku akan amat senang untuk memenanginya, tapi yang pasti aku takkan sampai terlalu memimpikannya. Saat ini aku hanya ingin fokus kepada apa yang kulakukan, itu saja," jelas Del Piero.
Untuk meraih Ballon d'or tampaknya hanya ada sejumput waktu yang tersisa buat Del Piero sebelum dia benar-benar gantung sepatu nanti. "Aku ingin menutup karir di Piala Dunia 2010," tandas dia.
TRANSLATE
12 November 2008
Del Piero Ingin Ballon d'Or Sebelum Pensiun
11 November 2008
Juve Sambut Poulsen, Marchisio
Performa Juventus di lapangan yang terus meningkat dalam beberapa minggu terakhir, juga berpengaruh di luar lapangan dengan kembalinya Christian Poulsen dan Claudio Marchisio dari cedera.
Setelah memulai musim ini dengan buruk, Bianconeri kembali bangkit dan menang dalam empat pertandingan berturut-turut di Serie A Italia yang menerbangkan mereka ke posisi keenam klasemen sementara.
Pekan ini, mereka akan menjamu Genoa di Turin, dan mereka optimis untuk kembali menambah kemenangan dalam tangan Si Nyonya Tua.
Harapan untuk menang ini semakin bertambah dengan kehadiran Christian Poulsen dan Claudio Marchisio, yang baru saja sembuh dari cedera ringan, dan kemungkinan akan ambil bagian dalam laga itu.
Berita yang dimuat di situs resmi Juventus itu tentu membuat para fans Juve bahagia dan berharap timnya tak akan mengecewakan mereka.
Sebelumnya, Marchisio diharapkan tampil saat menang 2-0 atas Chievo akhir pekan lalu, namun pihak klub memutuskan untuk memberi istirahat lebih untuk memulihkan cederanya.
Kedua pemain terbukti mampu mengikuti sesi latihan, Senin (10/11), dalam persiapan menjamu Rossoblu, Kamis ini.
Buffon Puji Juventus
Berkekuatan dengan tim seadanya, Juventus tampil bagus dan menjanjikan dalam beberapa laga terakhir. Tak salah bila kemudian Gianluigi Buffon melontarkan pujiannya untuk skuad Claudio Ranieri itu.
Juventus menunjukkan performa positif, baik di kompetisi Serie A Italia maupun Liga Champions. Bahkan terbuka kesempatan bagi Juve untuk bisa menjadi juara di dua kompetisi tersebut.
Catat saja apa yang sudah ditorehkan Juve di Serie A. Usai menaklukkan Chievo 2-0, Juve kini bertengger di peringkat enam dengan 21 angka, tertinggal tiga poin dari Inter Milan yang menguasai puncak klasemen.
Di Liga Champions, Juve juga menguasai tampil dominan usai menundukkan Real Madrid 2-0 di Santiago Bernabeu.
Fakta itu membuat Buffon gembira, sekaligus melontarkan pujian untuk skuad besutan Claudio Ranieri itu.
"Saya akan kembali pada tahun baru nanti. Meskipun demikian, saya harus menunggu sampai penampilan Juventus agak menurun," ungkapnya kepada Channel4.
"Permainan Juventus selama ini menunjukkan bahwa seorang Buffon tak terlalu penting. Ini adalah fakta. Rekan-rekan saya tahu bagaimana bereaksi atas situasi yang sulit," sambungnya.
Del Piero: Tak Ada Yang Spesial
Tiga kali menjebol gawang lawan dalam dua laga terakhir dengan tendangan bebas, Alessandro Del Piero mengaku tak ada yang rahasia, juga spesial dari sepakannya itu. Del Piero menjadi bintang Juventus dalam beberapa laga terakhir. Tak jarang ia menjadi penentu kemenangan, yang membuatnya panen pujian.
Yang membuat Del Piero jadi sorotan adalah kemampuannya menjebol gawang lawan. Di tiga laga terakhir, ia menggetarkan jala lawan lewat prosesi bola mati.
Semua itu memunculkan pertanyaan, adakah rahasia dari tendangan bebasnya itu. Del Piero menyatakan tidak.
"Pada kenyataannya, tak banyak cara melakukan tendangan bebas. Yang paling penting adalah bola yang kita tendang bisa masuk ke gawang," ujarnya seperti dikutip Reuters.
"Saya sendiri tak tahu rahasianya. Sejak saya muda, saya selalu memerhatikan tendangan bebas dan melatihnya. Semua itu bermula dari latihan dan terus menerus berlatih," pungkas Del Piero.
Masih akan ditunggu sepakan magismu, Del Piero.
10 November 2008
Happy Birthday Kapten
Sempurna benar harijadi Alessandro Del Piero. Tepat di hari ultahnya, kapten Juventus itu bikin gol sekaligus jadi penampil kedua terbanyak dalam sejarah Bianconeri di Seri A.
Pada 9 November 2008, Del Piero genap berusia 34 tahun. Dengan usia yang sudah merangkak naik, kemampuannya sama sekali tampak belum meluntur.
Beberapa hari sebelum ultah, pemain bernomor punggung 10 itu sudah memborong dua gol ke gawang Real Madrid di Liga Champions. Peforma luar biasanya dalam partai itu bahkan membuat fans lawan di Santiago Bernabeu berdiri dan bertepuk tangan.
Seakan belum cukup dengan penghormatan luar biasa itu sebagai kado ultah, Del Piero kembali beraksi di Seri A Italia. Menghadapi Chievo, pemain yang dijuluki "King Alex" oleh fansnya tersebut menjebol gawang lawan dengan salah satu trademarknya: tendangan bebas.
Gol itu adalah gol keempat Del Piero dalam tiga pertandingan terakhirnya. Pekan lalu ia bikin satu gol ke gawang AS Roma, lalu dua lainnya ia ciptakan saat Juve menaklukkan Real Madrid di Liga Champions di Santiago Bernabeu.
Ketiga penampilan tersebut menandai perayaan istimewa. Gol Del Piero ke gawang Roma bertepatan pada hari ultah "Si Nyonya Tua" yang didirikan pada 1 November 1897, gol ke gawang Madrid membuat Juve mengakhiri catatan tak pernah menang di Santiago Bernabeu sejak 1962, sedangkan gol dia ke gawang Chievo berdekatan dengan ultahnya sendiri.
Gol yang disebut terakhir, yang juga gol ke-158 Del Piero buat Juve di Seri A, sekaligus menandai penampilan ke-377 dirinya berbaju Juve di Seri A. Itu membuat dia menjadi penampil kedua terbanyak Juve di kompetisi tersebut bersama Scirea Gaetano, dan hanya tertinggal dari Boniperti Giampiero yang punya 444 penampilan.
Del Piero tampaknya memang terbiasa dengan ultah istimewa. Sebelum berulangtahun ke-33 tahun lalu, pemain kelahiran Conegliano tersebut mencetak gol sematawayang Juve dalam kemenangan 1-0 atas Genoa, 21 Oktober 2007. Keesokan harinya Del Piero mendapat hadiah ultah lain setelah istri tercinta, Sonia Amoruso, memberinya seorang putra.
Dikenal sebagai "Pangeran" Juve, Del Piero memulai karir profesionalnya bersama Padova pada tahun 1991. Setelah bergabung dengan tim "Zebra" pada 1993, dia memenangi lima Scudetti (plus dua yang dicabut akibat skandal Calciopoli), satu titel Seri B, satu Coppa Italia, empat Piala Super Italia.
Selain itu masing-masing satu trofi Liga Champions, Piala Super Eropa, Piala Intercontinental dan Piala Intertoto juga dipersembahkan Del Piero buat Juve.
Pemain yang kerap dimainkan sebagai second striker dan penyerang lubang itu sudah memenangi titel topskorer di Seri B dan Seri A selama dua musim terakhir secara berurutan.
"Apakah saya ingin berusia 20 tahun lagi? Tentu saja, dengan begitu saya bisa bermain 20 tahun lagi dan tidak seperti sekarang di mana saya hanya punya tujuh atau delapan tahun lagi," ucap Del Piero mengomentari ultahnya tahun ini.
"Akan tetapi, waktu juga membantu Anda jadi lebih matang dan saya sangat bahagia bisa berusia 34," lugas dia kepada Channel 4.
Buon compleanno (selamat harijadi), Del Piero!
09 November 2008
Juve kalahkan Chievo
Juventus meneruskan penampilan baik mereka dengan mengalahkan tuan rumah Chievo dengan skor 0-2, gol dari Juve dicetak oleh capitano Alessandro Del Piero mendt ke 40, gol kedua Juve dicetak oleh Vicenzo Iaquinta pada menit 53, pada pertandingan ini terjadi hujan kartu kuning dengan dikeluarkannya 9 kartu kuning, 5 untuk pemain Juve dan 4 untuk pemain Chievo. Juve sekarang tetap berada pada posisi 6 kelasemen sementara.
Baca Selengkapnya......08 November 2008
NEWS FLASH
- Legro canangkan target.
- Vialli wanti-wanti Juve.
- Prediksi Chievo vs Juve.
More info please log on to Goal.com
07 November 2008
Aplaus Bernabeu dan Maradona untuk Del Piero
Madrid - Dua gol dari Alessandro Del Piero berhasil menghempaskan Real Madrid 2-0. Hebatnya, bukan hanya kubu Juventus yang senang, tetapi juga seisi Stadion Santiago Bernabeu dan Diego Maradona yang turut hadir pun memberikan standing ovation untuknya.
Dalam pertandingan Kamis (6/11/2008) dinihari WIB, Del Piero dua kali menaklukan Iker Casillas melalui sepakan dari luar kotak penaltinya di babak pertama, dan lewat tendangan bebas andalannya selepas turun minum.
Performa mantapnya itu bahkan membuat publik tuan rumah berdecak kagum. Saat Del Piero keluar lapangan pun, seluruh stadion Santiago Bernabeu bergemuruh memberikan penghormatan kepada kapten Juventus ini.
Di sambut sedemikian hebatnya oleh para suporter lawan, peraih capocannonieri Seri A musim lalu ini pun merasa sangat tersanjung dan banggga. Terlebih karena Juve dan El Real memiliki rivalitas di kancah sepakbola Eropa.
"Ini adalah perasaan yang luar biasa dalam sepakbola. Mencetak dua gol dan memenangi pertandingan besar, kemudian mendapat aplaus dari suporter lawan adalah hal yang sangat tidak terduga dalam suatu rivalitas. Luar biasa!" tukas Del Piero seperti dilansir Channel4.
"Anda hidup untuk malam seperti ini memiliki emosi unik di dalamnya. Saya gembira melihat seisi stadion memberi saya standing ovation ketika meninggalkan lapangan," sambung Alex.
Tidak hanya itu, kehadiran Maradona pun semakin membuat Del Piero bangga. Apalagi sang legenda sepakbola ini juga ikut memberikan standing ovation untuk dirinya.
"Maradona juga ikut berdiri? Saya sangat senang mencetak gol di depannya. Saya berharap dia lebih sering lagi datang menyaksikan kami," bangga Del Piero.
Del Piero Adalah Superhero
Adalah bos besar Juventus Lapo Elkann yang melabeli Del Piero sebagai seorang superhero, usai membungkam Real Madrid, Kamis (6/11) dinihari dengan dua gol tanpa balasnya.
"Kapten kami lebih dari seorang individu tadi malam, dia adalah superhero," paparnya seperti dikutip Football Italia.
"Orang banyak yang menyebut Del Piero sebagai raja Spanyol, tapi saya berpendapat dia adalah seorang pangeran Italia."
"Pencapaian ini membuat saya bangga dan saya turut bersuka cita untuk pelatih dan para pemain. Kemenangan di Madrid akan memberi kami dukungan moral dan pertanda yang baik," sambungnya.
Elkaan menambahkan kemenangan atas Real menunjukkan performa menjanjikan timnya.
"Dan ketika Anda mencintai Juventus, Anda akan hanya mempercayai Si Nyonya Tua akan hanya mengikuti kompetisi tingkat tinggi," pungkas Elkann.
Del Piero Cemerlang Berkat Latihan Pribadi
Rahasia makin mengkilapnya sinar Alessandro Del Piero belakangan ini diungkapkan oleh pelatih fisik pribadinya Giovanni Bonocore.
Bonocore mengatakan kepada Tuttosport kalau kesuksesan Del Piero ada pada dua orang yang tergabung dalam tim latihan fisik pribadi kapten Juventus tersebut.
"Kami berlatih keras dan Del Piero sangat berdedikasi dalam latihan. Di samping itu, ia juga mempunyai antusiasme seperti seorang pemuda berusia 20 tahun walaupun ia telah mendekati usia 34 tahun."
"Saya rasa cara terbaik untuk tetap dalam kondisi baik adalah untuk terus bergerak. Semua orang membutuhkan program latihan pribadi untuk menjaga fisik mereka tetap prima."
"Hanya itulah satu-satunya cara untuk mendapatkan hasil terbaik dan itu juga berlaku bagi orang biasa dan juga pemain kelas dunia," ujar Bonocore.
Beberapa minggu terakhir ini, Alex memang tengah on fire dan bahkan pada pertandingan semalam memborong dua gol yang membenamkan Real Madrid.
Gol tersebut menjadikan Bianconeri kembali meraih kemenangan di Bernabeu sejak yang terakhir kali terjadi pada tahun 1962.